Bhayangkari Kalteng Salurkan Bansos ke Kameloh Baru

BANSOS- Warga menggunakan perahu menerima bansos dari Ketua Bhayangkari Daerah Kalteng Nyonya Martha Dedi. Inset: Kapolda Irjen Pol Dedi Prasetyo memantau kondisi banjir.TABENGAN/FERRY WAHYUDI

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM Bantuan demi bantuan terus disalurkan Polda Kalimantan Tengah kepada warga yang terdampak banjir di sejumlah wilayah. Setelah aksi bakti sosial oleh Polwan Polda Kalteng, kini giliran Bhayangkari Daerah Kalteng menyalurkan bantuan ke warga di Kelurahan Kameloh Baru, Kecamatan Sabangau, Palangka Raya, Rabu (29/9).

Ketua Bhayangkari Daerah Kalteng Nyonya Martha Dedi Prasetyo memimpin langsung penyaluran bansos ke warga yang kini wilayahnya masih terendam banjir. Menggunakan perahu motor dari Ditpolairud Polda Kalteng, para Bhayangkari memberikan bantuan secara door to door kepada warga.

Aksi baksos turut didampingi Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo yang juga menyalurkan bantuan sekaligus memantau kondisi warga di pinggiran Sungai Kahayan. Hadir pula dalam baksos Wakapolresta Palangka Raya AKBP Andiyatna, Kabag Ops Aris Setiyono, Kapolsek Sabangau Anastasia Helena Rompas dan Lurah Kameloh Baru Rullisantie.

Hingga saat ini Kelurahan Kameloh Baru masih menjadi wilayah yang terendam banjir cukup parah di Kota Palangka Raya. Lokasinya yang berdekatan dengan Sungai Kahayan membuat akses darat perkampungan tersebut putus total karena kenaikan debit air. Air bahkan mencapai ketinggian 1,5 meter dan membuat transportasi hanya bisa dilalui menggunakan perahu.

Nyonya Martha Dedi Prasetyo mengatakan, baksos yang dilakukan merupakan rangkaian Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) Ke-69. Sedikitnya ada 150 paket bansos diberikan kepada warga yang ada di RT 1, RT 2 dan RT 3 di Kelurahan Kameloh Baru.

“Seperti yang kita lihat tadi, banjir masih memutus akses darat bagi warga di Kelurahan Kameloh Baru. Melalui bansos kita berharap dapat meringankan sedikit beban dari warga yang terdampak. Semoga mereka terus mendapatkan kesehatan dan segera pulih dari musibah yang dialami,” ujarnya.

Kapolsek Sabangau Ipda Anastasia Helena Rompas menuturkan, hingga saat ini kepala keluarga yang terdampak banjir di Kelurahan Kameloh Baru berjumlah 85. Wilayah tersebut memang cukup lambat mendapat perhatian. Polsek Sabangau terus melakukan sinergi dengan pemerintah setempat untuk melakukan pendataan guna pemberian bantuan.

Pihak Polsek Sabangau juga terus mengingatkan warga agar segera menghubungi jika terjadi kedaruratan. Bhabinkamtibmas akan terus memantau wilayah tersebut agar bisa segera mungkin membantu warga.

“Kita koordinasi dengan Lurah Kameloh Baru sebelumnya, karena wilayah ini cukup lambat menerima bantuan. Kameloh Baru memang menjadi langganan banjir, namun baru tahun ini yang cukup berdampak karena banjir agak lama merendam permukiman,” terangnya. fwa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.