Kabur Lihat Polisi, 2 Budak Sabu Diamankan

  • Bagikan
DIAMANKAN- YA (32) diapit petugas usai diamankan ketika mencoba lari. Tampak sejumlah barang yang berhasil diamankan petugas.TABENGAN/FERRY WAHYUDI

*Ditangkap saat Tim Gabungan Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat Puntun

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM– Silaturahmi dilakukan tim gabungan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah bersama Ditresnarkoba Polda Kalteng dan Polresta Palangka Raya ke Kampung Puntun, di Jalan Rindang Banua, Gang Berkatilah, Selasa (28/9) siang.

TABENGAN/FERRY WAHYUDI
BERANTAS NARKOBA- Kepala BNNP Kalteng Brigjen Pol Roy Siahaan berdiskusi dengan Ketua RT setempat dalam rangka pemberantasan narkoba.

Kedatangan aparat penegak hukum ke kampung yang identik dengan narkoba ini bermaksud untuk menjalin koordinasi bersama tokoh masyarakat sebagai bentuk pencegahan penyebaran narkoba.

Seperti diketahui, Kampung Puntun menjadi langganan tetap aparat penegak hukum di Palangka Raya dalam penindakan penyalahgunaan narkoba.

Giat sambang yang bertempat di kediaman Ketua RW 27 dipimpin langsung Kepala BNNP Kalteng Brigjen Pol Roy Siahaan bersama Direktur Resnarkoba Kombes Pol Nono Wardoyo dan Kapolsek Pahandut AKP Erwin Situmorang.

Kegiatan yang diikuti sejumlah Ketua RT setempat itu ditandai dengan pelaksanaan tes urine sebagai bukti dukungan tokoh masyarakat dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah tersebut.

Ketika anggota Raimas Ditsamapta Polda Kalteng melakukan pengamanan kegiatan sosialisasi BNNP Kalteng di Kampung Puntun, mencurigai pria yang berlari.

Pengejaran kemudian dilakukan dan berhasil menangkap keduanya yang sempat lari dari kejaran petugas. Usai diamankan, keduanya pun dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh, termasuk rumah yang dijadikan lokasi pesta sabu.

Dari tangan pria berinisial YA dan MA petugas berhasil mengamankan uang tunai puluhan juta, belasan senjata tajam dan pipet kaca yang digunakan untuk mengonsumsi sabu. Keduanya diketahui merupakan suruhan dari bandar sabu setempat. YA sendiri adalah residivis kasus narkoba yang baru saja bebas dari penjara.

Tidak puas dengan barang bukti yang didapat, petugas kembali melakukan penggeledahan di dalam dan luar rumah yang kerap menjadi langganan penindakan narkoba. Sayang, barang bukti sabu diketahui telah dibawa kabur oleh pelaku lainnya saat pengejaran terhadap pelaku.

Penggeledahan yang dilakukan personel dari Ditresnarkoba Polda Kalteng turut menghadirkan Ketua RT setempat, H Imuh. Saat ini kasus penangkapan 2 terduga bandar sabu tersebut masih dilakukan pengembangan oleh penyidik Ditresnarkoba.

H Imuh mengatakan, pihaknya sudah memberikan teguran berulang kali kepada pemilik rumah yang diduga melakukan transaksi sabu. Namun, teguran yang diberikan nyatanya tidak diindahkan.

“Sudah kami tegur berulang kali, namun namanya warga kita sulit menghalau. Kita sudah melakukan upaya dalam pemberantasan narkoba, termasuk tadi berkoordinasi dengan BNNP Kalteng,” jelasnya. fwa

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *