Kapolres Tegaskan Dugaan Penculikan Anak di Pulpis Hoaks

  • Bagikan
Ardiansyah dan anaknya MW saat dilakukan pemeriksaan di Ruangan Unit PPA Sat Reskrim Polres Pulang Pisau. M YAKIN

PULANG PISAU/TABENGAN.COM- Dugaan penculikan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Desa Hanjak Maju, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Senin (20/9/2021), dipastikan hoaks alias kabar bohong.

Sebelumnya beredar kabar adanya percobaan penculikan terhadap MW (10), putri sulung dari Ardiansyah warga desa setempat. Isunya nyaris menjadi korban percobaan penculikan oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) ketika pulang dari tempat pengajian di Desa Hanjak Maju (UPT Transmigrasi).

Kapolres Pulang Pisau AKBP Kurniawan Hartono S.I.K. menegaskan, setelah dilakukan pemeriksaan di Ruangan Unit PPA Sat Reskrim Polres Pulang Pisau pada pukul 16.30 WIB, ternyata hanya karangan anaknya saja, dan hal itu berdasarkan pernyataan orang tua MW (10).

“Tidak benar yang katanya ada dugaan penculikan itu. Setelah dilakukan klarifikasi oleh Unit PPA Sat Reskrim Polres Pulang Pisau, isu itu hanya karangan saja, maka bisa dinyatakan itu hoaks,” tegas Kapolres.

Untuk itu, Kapolres kembali mengingatkan, agar sebelum berita itu disebarkan maka harus disaring dulu dan jangan langsung mengambil kesimpulan yang belum tentu kebenarannya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, Ardiansyah selaku orang tua MW menyampaikan permintaan maafnya. Apa yang telanjur ia sampaikan kepada masyarakat dan viral di media masa bahwa sebelumnya anaknya MW dihadang oleh kedua laki-laki dengan menggunakan mobil hitam, dan akan mengajak anaknya untuk ke Kota Pulang Pisau.

“Saya meminta maaf, sebelumnya saya mengabarkan bahwa anak saya dihadang oleh dua orang laki-laki menggunakan mobil hitam dan akan mengajak anak saya ke Kota Pulang Pisau. Berita itu tidak benar, bohong,” beber Ardiansyah dalam pernyataan resminya.

Menurut Ardiansyah, pernyataan anaknya itu terinspirasi dari mimpi pada saat tidur siang dan selanjutnya anaknya mengarang cerita itu saat pulang dari tempat pengajian.

“Sekali lagi saya menegaskan dan meminta maaf yang sebesar-besarnya atas beredarnya cerita tersebut,” ujar Ardiansyah.

Ardiansyah menyampaikan kepada masyarakat di Kabupaten Pulpis bahwa keadaan di wilayah Pulpis dalam keadaan aman, namun tetap waspada dalam menjaga anak-anak. c-mye

Penulis: M Yakin EfendiEditor: Haris Lesmana
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *