Banjir Bukit Rawi Naik 80 Cm

  • Bagikan
MASIH DALAM- Kondisi terkini banjir di Desa Penda Barania, Jalan Trans Kalimantan Palangka Raya-Bukit Rawi.TABENGAN/YULIANUS

*Sopir Tidak Berani Menyeberang Malam

PULANG PISAU– Banjir di Jalan Trans Kalimantan Palangka Raya-Bukit Rawi, Desa Penda Barania, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, terus memburuk. Debit air kembali naik hingga 80 cm. Akibatnya, jalanan tambah macet dan antrean kendaraan mengular sepanjang 5 km.

Siswo, Camat Kahayan Tengah, kepada Tabengan, Minggu (19/9), mengatakan, debit air terus mengalami peningkatan sejak Sabtu (18/9), sehingga membuat arus lalu lintas kian terhambat.

“Sebelumnya terlihat penurunan mencapai debit 30 cm di titik terdalam, dan kini air kembali naik lagi, bahkan mencapai 80 cm di titik terdalam,” ujar Siswo.

Petugas di lapangan berupaya mengatur arus lalu lintas, dan dengan ketinggian debit air tersebut, khusus truk dan mobil besar mulai kesulitan melintasi air yang dalam. Ditambah ruas jalan cukup berbahaya, rusak dan dalam, kian menghambat perjalanan.

“Antrean semakin panjang mencapai 5 km sampai tadi malam. Khusus truk dan mobil besar yang melintas jalan semakin parah, maka dilakukan rekayasa lalu lintas,” bebernya.

Siswo mengimbau kepada pengguna jalan agar berhati-hati melewati jalan yang terendam air banjir. Karena banyak lubang di sisi kiri dan kanan badan yang membahayakan bagi masyarakat yang melintas.

Sementara itu dari pantauan Tabengan, Minggu  malam, sekitar pukul 20.00 WIB antrean semakin panjang, karena para sopir baik dari arah Palangka Raya maupun dari arah Gunung Mas tidak berani menyeberang. Salah seorang sopir truk mengaku baru bisa Minggu pukul 15.00 menyeberang setelah sejak Sabtu (18/9) pukul 03.00 WIB antre. c-mye

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *