Banjir Bukit Rawi Naik Lagi

  • Bagikan
MASIH BANJIR- Kondisi terkini banjir di Jalan Trans Kalimantan Palangka Raya-Bukit Rawi. TRC BPBD PULANG PISAU

*Tumbang Nusa dan Tanjung Taruna Terendam 59 Cm

PULANG PISAU/TABENGAN.COM– Setelah sempat surut sekian centimeter, debit air yang merendam Jalan Trans Kalimantan Palangka Raya-Bukit Rawi, Desa Penda Barania, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, naik lagi, Jumat (17/9).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulpis Salahudin mengatakan, berdasarkan pemantauan ketinggian debit air pada pukul 12.30 WIB kembali naik 2 cm dan menjadi 30 cm.

“Sampai saat ini panjang jalan yang terendam sekitar 1,18 km dengan antrean kendaraan mencapai lebih kurang 1 km. Untuk jalur darat masih menggunakan sistem buka tutup atau satu arah,” beber Salahudin, Jumat.

Sedangkan untuk kendaraan roda 2, masih menggunakan jasa feri penyeberangan milik masyarakat. Terdapat 3 titik lokasi rawan kecelakaan di jalan yang terendam air banjir.

“Sampai hari ini mengatur lalu lintas, TNI, Polri dan instansi terkait masih berada di lokasi banjir, agar tidak terjadi kemacetan yang tergenang air banjir,” ujar Salahudin.

Pihaknya pun terus memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan mengikuti arahan petugas saat melintas, mengingat banyak lubang cukup dalam yang bisa membahayakan pengendara yang melewati jalan tergenang banjir.

Untuk personel yang bertugas di Kecamatan Kahayan Tengah, yakni Polsek Kahayan Tengah, TNI, BPBD, Dinsos, Dishub, Satpo PP, Dinkes, dan BPK Semangat Baru.

Sementara banjir yang terjadi di Kecamatan Jabiren Raya, jajaran Polsek Jabiren Raya, TNI, BPBD, Satpol PP dan BPK Surya Darma Pulpis melakukan pemantauan ketinggian debit air. Kemarin, debit air masih bertahan 59 cm sesuai dengan patok pengukur yang ada.

“Hari ini (Jumat), juga ada pembagian bantuan sembako kepada warga yang terkena dampak banjir sebanyak 20 KK, dan juga dilakukan pemasangan spanduk imbauan siaga banjir,” tambahnya.

Jumlah warga yang terdampak sebanyak 280 KK dan 1.400 jiwa di Desa Tumbang Nusa dan Desa Tanjung Taruna. Sedangkan fasilitas umum yang terendam sepanjang jalan desa sekitar 2 km. Bahkan, ada 4 buah rumah yang terendam dengan ketinggian 5-6 cm. c-mye

Penulis: M. YakinEditor: DKA
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *