Kuras ATM Teman, Dituntut 1,5 Tahun Penjara

  • Bagikan
Ilustrasi

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM– Baihaqi alias Ubay selaku terdakwa perkara pencurian terancam tuntutan penjara selama 1,5 tahun dari Jaksa dalam sidang Pengadilan Negeri Palangka Raya, Rabu (15/9/2021).  Pasalnya, setelah mendapat titipan kartu ATM dan buku tabungan teman perempuannya, Baihaqi justru 36 kali menguras isi rekening sebanyak Rp11.481.125.
Perkara berawal ketika Baihaqi menemani korban yakni Ayu Fitriani menabung uang Rp11,2 juta di Bank BRI pada tanggal 28 April 2020. Korban yang merasa sudah percaya kemudian menitipkan buku tabungan Bank BRI, kartu ATM, dan nomor PIN ATM kepada Baihaqi yang menyatakan bersedia membantu menabung.

Setelah mengetahui nomor PIN kartu ATM milik korban, Baihaqi tergoda menguras isi  rekening tersebut. Dia pergi ke mesin ATM Bank BRI Jalan Ahmad Yani dengan memasukkan kartu ATM beserta nomor PIN kedalam mesin ATM BRI.

Dari rekening korban, Baihaqi mengambil Rp2 juta yang kemudian dia pakai untuk kepentingannya sendiri. Perbuatan tersebut Baihaqi lakukan sebanyak 36 kali transaksi dengan total uang sebesar Rp11.481.125 hingga uang milik korban di dalam rekening Bank BRI habis.

Pada bulan April 2021 korban bermaksud  mengambil kartu ATM dan buku rekening yang sebelumnya dititipkan kepada Baihaqi. Karena terpojok Baihaqi mengakui bahwa saldo rekening korban telah habis dia gunakan. Karena Baihaqi tidak dapat mengganti kerugian, korban akhirnya melapor ke aparat Polsek Pahandut untuk diproses secara hukum. Baihaqi terjerat Pasal 372 KUHPidana tentang penggelapan. dre

Penulis: AndreEditor: Haris Lesmana
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *