Pemko Palangka Raya Tingkatkan Tracing dan Testing Covid-19

  • Bagikan
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM- Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin kembali memperpanjang PPKM Level 4 sesuai dengan Instruksi Mendagri Nomor 40 Tahun 2021 yang terbit tanggal 6 September 2021. Berdasarkan instuksi tersebut, Kota Cantik akhirnya melanjutkan PPKM sampai 20 September mendatang guna menekan kasus sebaran Covid-19.

“Salah satu dasar kembali dilanjutkannya PPKM namun tetap dengan level 4 tersebut, adalah pihak pusat menilai pelaksanaan 3T (tracing, testing, dan treatment) masih lemah. Khususnya pada tracing dan testing,” ujar Fairid, baru-baru ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Andjar Hari Purnomo mengatakan, catatan dari pemerintah pusat tersebut, khususnya pada hasil tracing dan testing, bukanlah karena pelaksanaannya di lapangan yang tidak maksimal. Namun yang menjadi kendala yakni akibat erornya aplikasi pencatatan tracing.

“Pelaksanaan tracing terus kita lakukan. Pun demikian dengan treatment. Testing dengan melakukan swab juga terus kita galakan saat ini. Namun saat ini kendala kami adalah erornya di aplikasi pencatatan hasil tracing,” ungkap Andjar.

Sedangkan untuk data tracing harian, lanjutnya, masih bergantung pada rilis data dari National All Record (NAR) yang di kelola atau di rilis oleh tim Satuan Tugas (Satgas) Republik Indonesia melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Kemudian kepala tim uji swab RSUD Kota Palangka Raya, dr Mayawati E S Mewo menyampaikan saat ini Kota Palangka Raya cukup tinggi tes harian khususnya uji swab. Ia mengungkapkan, untuk testing uji swab di RSUD Kota saja mampu mencapai 250-300 orang/hari.

“Bisa dikatakan untuk testing kita sudah jalankan dengan cukup optimal. Apalagi status RSUD Kota sendiri hanya berkelas D, namun bisa melakukan uji swab sebanyak itu,” sebutnya.

“Dan khusus untuk catatan dari pemerintah pusat, kami tentu siap melakukan peningkatan kembali pelaksanaan tracing dan testing melalui uji swab, dan siap memenuhi target testing yang dilakukan perharinya, yakni minimal 208 tes/hari,” tutup dr Maya.

 

 

Penulis: Ronny GunturEditor: Haris Lesmana
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *