KKN-T Mahasiswa UPR Desa Saka Tamiang Sukses Ciptakan Produk UMKM Unggulan

  • Bagikan
KKN - Mahasiswa Universitas Palangka Raya Kelompok KKN-T Desa Saka Tamiang berfoto bersama dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata Periode II tahun 2021. Ist

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Belum lama ini, para mahasiswa tingkat akhir di Universitas Palangka Raya (UPR) telah menyelesaikan studi Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Periode II Tahun 2021. Sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah menjadi sasaran para mahasiswa ini untuk bisa berbaur dan mengabdi kepada masyarakat.

Kelompok KKN-T Desa Saka Tamiang Kecamatan Kapuas Barat Kabupaten Kapuas, sukses menjalankan program tersebut. Meskipun di tengah pandemi Covid-19, para mahasiswa tersebut berhasil menerapkan seluruh ilmu yang diperoleh dalam pengabdiannya selama sebulan penuh bersama masyarakat sekitar, dengan penerapan disiplin protokol kesehatan (Prokes).

Namun ada hal yang cukup menarik perhatian. Kelompok KKN-T Desa Saka Tamiang ini ternyata dalam waktu singkat mampu menciptakan 3 jenis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Unggulan yang berasal dari ketahanan pangan desa setempat selama KKN berlangsung. Adapun produk UMKM yang berhasil dibuat dan diolah langsung yakni kerupuk nasi, lulur organik, dan pupur basah tradisional. Dimana keseluruhan bahan dasar pembuatannya menggunakan beras yang menjadi komoditas unggulan Desa Saka Tamiang itu sendiri.

Tak sampai disitu. Para mahasiswa juga dengan penuh semangat memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai pengembangan produk unggulan tersebut kepada masyarakat. Selain menjelaskan cara pengolahannya, kelompok mahasiswa KKN juga menunjukkan hasil produk UMKM tersebut yang kemudian dibagikan kepada masyarakat untuk dicoba dan dirasa sendiri manfaatnya. Sehingga masyarakat Desa Saka Tamiang bisa memanfaatkan beras atau nasi yang berlimpah, untuk menjadi opsi lain dalam menambah penghasilan warga dan meningkatkan perekonomian di desa.

“Kami sangat mengapresiasi program Kuliah Kerja Nyata  yang diwujudnyatakan oleh mereka. Kami berharap, ini dapat bermanfaat bagi masyarakat desa ataupun bagi mereka sendiri. Peluang-peluang usaha seperti ini memang harus bisa kami ketahui,” ujar Aliansyah, salah satu perangkat Desa Saka Tamiang.

Sementara itu Dosen Pembimbing KKN-T Kelompok Desa Saka Tamiang, Ferry Christian, SE., Ak., M.Si., CA., ACPA turut mengapresiasi para mahasiswa bimbingannya yang berhasil menerapkan ilmu yang mereka dapatkan, dan membagikannya bersama masyarakat.

“Saya selaku dosen pembimbing lapangan mengapresiasi sangat baik kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa di Desa Saka Tamiang ditengah masa pendemi Covid-19. Mahasiswa mematuhi protokol kesehatan dalam kegiatan program kerja KKN nya, dan ini setidaknya mampu mendukung upaya pemulihan ekonomi bagi masyarakat sekitar akibat adanya pandemi ini,” pungkasnya. rgb

Penulis: Ronny GunturEditor: DKA
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *