Pukul Petugas Vaksin, Warga Bukit Sua Diadili

  • Bagikan

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM- Sarunay yang tidak mendapat blangko vaksinasi Covid-19 mengamuk dan memukul salah satu tenaga kesehatan menggunakan kursi. Akibatnya, Sarunay dibui dan menjadi terdakwa penganiayaan dalam sidang Pengadilan Negeri Palangka Raya, Selasa (14/9/2021).

Perkara berawal ketika Sarunay mendatangi Posko tempat pelaksanaan vaksinasi di depan rumah Lurah Bukit Sua Kecamatan Rakumpit, Kota Palangka Raya, Senin (5/7/2021) siang.

Saat Sarunay meminta blangko pendaftaran kepada petugas yang berada di meja 1, namun tidak diberikan. Petugas beralasan blangko dengan kuota 60 orang warga Bukit Sua sudah habis.

Sarunay pun pergi ke rumah Lurah untuk protes, namun terdakwa menerima penjelasan yang sama jika kuota untuk warga Bukit Sua sudah habis.

Dia kemudian mendatangi kembali petugas pendaftaran yang berada di meja 1 namun tetap tidak bisa mendapatkan formulir dengan alasan yang sama.
Sarunay akhirnya menjadi emosi dan  menghambur barang di atas meja pendaftaran yang terdiri dari kertas, alat tensi dan pengukur suhu tubuh tersebut, habis berantakan. Ketika melihat Oksa hendak mendekatinya, Sarunay mengambil kursi lipat dan memukulkan kursi tersebut ke arah kepala Oksa. Namun, Oksa berhasil menangkisnya dengan tangan kanan.

Akhirnya warga bersama Bhabinkamtibmas datang melerai dan selanjutnya Oksa melaporkan kejadian tersebut ke pihak yang berwenang untuk diproses lebih lanjut.

Berdasar hasil visum, Oksa mengalami kekerasan benda tumpul dan mengakibatkan bengkak pada jari telunjuk kanan yang mengakibatkannya sulit untuk melakukan tugas menyuntikan vaksin pada warga. Polisi akhirnya menjerat Sarunay dengan ancaman pidana dalam Pasal 351 Ayat (1) KUHP.

Penulis: AndreEditor: Haris Lesmana
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *