Bansos di Katingan Terkendala Akses Jalan

  • Bagikan
Pihak Polres Katingan membantu warga di dua kecamatan yang masih terendam banjir dengan memberikan bantuan nasi bungkus dan lainnya. ISTIMEWA

KASONGAN/TABENGAN.COM– Bantuan untuk bencana banjir di wilayah Kabupaten Katingan terus mengalir. Bahkan, dari berbagai wilayah pun ikut membantu, namun dalam penyalurannya terkendala akses jalan darat yang terputus akibat luapan banjir.

Dua kecamatan yang saat ini masih terendam banjir dan diperkirakan akan bertahan cukup lama yakni Kecamatan Kamipang dan Tasik Payawan. Di kecamatan tersebut rumah warga rata-rata tenggelam bahkan mencapai atap rumah.

Kapolres Katingan AKBP Paulus Sonny Bhakti W SIK melalui Kasat Polairud Iptu Bimasa Zebua membenarkan, dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat di dua kecamatan masih terkendala jalan darat yang terputus akibat luapan Sungai Katingan. Seperti Desa Petak Bahandang, Kecamatan Tasik Payawan, Desa Baun Bango, Kecamatan Kamipang menuju Kota Kasongan ibu kotanya Kabupaten Katingan.

“Kita telah menyalurkan bansos berupa sembako maupun nasi bungkus kepada masyarakat yang terdampak banjir di Desa Handiwung, Kecamatan Tasik Payawan dan Desa Asem Kumbang, Kecamatan Kamipang,” kata Iptu Bimasa, Selasa (14/9/2021).

Menurut Bimasa, kondisi air banjir yang disebabkan luapan dari Sungai Katingan di Kecamatan Tasik Payawan dan Kecamatan Kamipang  sudah mulai berangsur-angsur surut, namun untuk permukiman warga khususnya  yang berada di sekitar bantaran Sungai Katingan masih terendam.

Lanjut Bimasa, situasi terakhir dilaporkan tidak ada  ditemukan laporan korban jiwa  akibat bencana banjir. Sedangkan dalam penyaluran bansos pihaknya menggunakan satu unit kapal C3 40 PK dan dua unit Rubber boat ke desa-desa yang terdampak banjir.

“Saya katakan bahwa kendala di lapangan yakni akses  jalan darat untuk menuju desa-desa di Kecamatan Tasik Payawan dan Kecamatan Kamipang  terputus, sehingga terhambat untuk menuju sasaran penyaluran bansos kepada masyarakat yang terdampak banjir. Saat ini masih banyak desa pinggiran sungai yang tidak mendapatkan bansos ataupun nasi bungkus dan air bersih hal ini dalam pembagian bansos  masih belum merata terutama daerah pinggiran sungai yang tidak menerima,” ungkap Bimasa. c-sus

Penulis: SusenoEditor: Haris Lesmana
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *