PGLII Salurkan Bantuan bagi Pendeta yang Terdampak Banjir

  • Bagikan
KEMANUSIAAN- Ketua PGLII Kalteng, Pdt Maruba Rajagukguk, M.Th, Sekretaris PGLII Provinsi Kalteng, Pdt. Yoto secara simbolis kepada Ketua PGLII Daerah Kasongan, Pdt Effendy M. dikediamannya.TABENGAN/DANIEL

KATINGAN/TABENGAN.COM– Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga Injili Indonesia (PGLII) Wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama Pengurus PGLII Kota Palangka Raya, salurkan bantuan untuk para pendeta yang berada di bawah naungan PGLII yang terdampak banjir di Katingan dan sekitarnya.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Ketua PGLII Kalteng, Pdt Maruba Rajagukguk, M.Th secara simbolis kepada Ketua PGLII Daerah Kasongan, Pdt Effendy M. dikediamannya.
Ketua PGLII Kasongan yang sekaligus Gembala GSJA LPCC itu mengatakan bahwa banjir yang melanda Kasongan telah berlangsung selama kurang lebih 3 minggu, membuat para gembala jemaat juga terdampak.
“Pertama itu Agustus dan disusul banjir selanjutnya. Banyak masyarakat tidak menyangka banjir tahun ini yang meluas dan parah. Jadi tidak sempat antisipasi dengan kondisi banjir tahun ini,” bebernya.
Dikatakan pula pasca banjir warga Sangalang Garing dan Pulau Malan, mengalami kerugian akibat tanaman-tanaman yang menjadi salah satu hasil kebun mereka rusak.
“Tanaman pisang mereka rusak, jadi gagal panen juga semua tanaman biasa digunakan untuk sayur dan lainnya juga rusak. Untuk kembali bercocok tanam sampai Desember kemungkinan cukup sulit,” ungkapnya lagi
Effendy juga menuturkan hanya di Kereng Humbang di wilayah kasongan yang aman. Sebagian warga juga hanya sempat membawa 1 tas saat mengungsi. Tidak dapat terhitung korban materi akibat banjir ini.

Menurut Effendy, saat ini daerah selatan sangat memprihatinkan akibat banjir 2021 ini.
Sekretaris PGLII Provinsi Kalteng, Pdt. Yoto yang ikut dalam giat tersebut  berharap bantuan tersebut dapat meringankan para gembala jemaat yang terdampak. Apalagi bagi gereja yang menjadi tempat jemaat dan warga sekitar sebagai pengungsian.
Ketua PGLII Kalteng, Maruba Rajagukguk menegaskan bahwa bantuan tersebut sebagai perhatian dan kepedulian PGLII Kalteng kepada para gembala di bawah payung PGLII.  Bantuan tersebut, berupa 27 paket sembako senilai @Rp200.000 dan uang tunai Rp300.000.
“Memang bantuan ini tidak dapat menjangkau semua orang. Tetapi kiranya dapat meringankan beban bagi hamba-hamba Tuhan  yang berada di bawah naungan PGLII Kalteng dan terdampak banjir di Kasongan dan sekitarnya,” ujarnya. dsn

Penulis: daniel susanto ngadiniEditor: DKA
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *