Banjir Katingan Makan Korban, 2 Warga Tewas Tersengat Listrik

  • Bagikan
Kondisi banjir di wilayah Kereng Pangi, Kabupaten Katingan, Selasa (7/9/2021). ISTIMEWA

KASONGAN/TABENGAN.COM- Musibah banjir di Kabupaten Katingan memakan korban jiwa. Dua warga di tempat berbeda tewas tersengat aliran listrik. Kabel yang terendam air membuat arus listrik korsleting.

Dua warga yang tewas terkena korsleting listrik yakni warga di Kasongan, Kecamatan Katingan Hilir, dan warga di Desa Samba Bakumpai, Kecamatan Katingan Tengah.

Kapolres Katingan AKBP Paulus Sonny Bhakti SIK membenarkan bahwa di Kasongan Kecamatan Katingan Hilir ada warga yang meninggal karena korsleting tersengat arus listrik.

“Korban Agus Susanto (40) warga Kasongan meninggal dunia pada Senin (6/9) sekitar pukul 19.00 WIB saat korban berada di rumah mertuanya. Saat itu korban masuk ke dalam kamar untuk mengecek kabel WiFi karena kondisi rumah tergenang banjir. Tiba – tiba listrik padam dan Ipar korban yang saat itu juga berada di dalam rumah melihat ke dalam kamar melihat korban dalam posisi telentang memegang sebuah kabel,” kata AKBP Sonny, Selasa (7/9).

Menurut AKBP Sonny, ipar korban langsung berteriak ke luar rumah meminta pertolongan warga serta keluarga masuk ke dalam rumah dan melihat posisi korban di dalam kamar dalam keadaan telentang di air dengan senter di kepala menyala dan tangan menggenggam kabel WiFi.

Lanjut AKBP Sonny, karena listrik sudah dalam keadaan padam keluarga korban serta warga sekitar langsung menolong korban untuk di bawa ke RSUD Mas Amsyar Kasongan, namun korban sudah dinyatakan meninggal oleh pihak medis. Diduga korban meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Sementara itu, korsleting listrik juga terjadi di Desa Samba Bakumpai, Kecamatan Katingan Tengah. Korban Ninayanti (27) ibu rumah tanggal meninggal dunia di TKP.

Keluarga korban yang juga Ketua BPD Desa Samba Bakumpai saat dikonfirmasi Tabengan via telepon seluler Sumardi mengatakan, pada Selasa (7/9), korban meninggal dunia sekitar pukul 08.00 WIB, terkena sengatan arus listrik.

“Saat itu wilayah Kecamatan Katingan Tengah terjadi pemadaman listrik selama tiga hari karena banjir namun saat air mulai surut listrik PLN menyala, sehingga korban saat itu ingin mematikan genset dirumahnya yang ditaruh di atas karena masih banjir, saat mencabut kabel listrik genset tersebut terjadi korslet korban terjatuh dan mengapung di atas air. c-sus

Editor: Haris Lesmana
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *