Data Korban Banjir Masih Dikumpulkan

  • Bagikan
BANJIR- Kondisi terkini banjir di Kecamatan Kahayan Tengah, tepatnya di Jalan Trans Kalimantan Palangka Raya-Kuala Kurun, Desa Penda Barania dan Tanjung Sangalang, Selasa (31/8). TABENGAN/Yulianus Stefan Lundju

*Bantuan Pemprov Kalteng Ditunggu Masyarakat

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM- Hujan deras yang melanda wilayah Kalimantan Tengah, menyebabkan banjir di sejumlah kabupaten. Data laporan terbaru dari  Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Kalteng, terdapat 4 kabupaten yang terdampak banjir, yakni Katingan, Pulang Pisau, Kotawaringin Barat dan Kotawaringin Timur.

Data lengkapnya, kata Kepala BPB-PK Kalteng Erlin Hardi, sekarang masih terus dikumpulkan, seraya menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir. Laporan harian, sampai dengan Selasa (31/8), ada sekitar 1.162 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir. Ini masih data sementara, sebab beberapa daerah masih terus melakukan pendataan secara lengkap dan detail.

Banjir yang melada sejumlah kabupaten di Kalteng, jelas Erlin, sementara terdapat di 10 kecamatan. Rincian sementara, Kabupaten Katingan terdapat di Kecamatan Pulau Malan, Tewang Sangalang Garing, Katingan Hilir, Tasik Payawan dan Kamipang.

Sementara di Kabupaten Pulang Pisau, lanjut Erlin, terdapat di Kecamatan Banama Tingang dan Kahayan Tengah. Di Kabupaten Kotawaringin Barat terdapat di Kecamatan Arut Utara dan Kotawaringin Lama. Terakhir, di Kabupaten Kotawaringin Timur terdapat di Kecamatan Kota Besi.

“BPBD masing-masing kabupaten terus melakukan pemantauan kondisi banjir dan juga mendata yang terdampak banjir, baik itu warga, maupun yang lainnya. Sekarang ini bantuan dari masing-masing menyalurkan bantuan, sementara dari pemerintah provinsi disalurkan melalui Dinas Sosial Kalteng,” kata Erlin, saat menyampaikan informasi terbaru perkembangan banjir di Kalteng, Selasa.

Erlin mengatakan, tidak hanya rumah warga yang terendam banjir. Ada pula fasilitas publik seperti rumah ibadah, sekolah, maupun akases jalan. Masyarakat diminta waspada, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan, mulai dari intensitas rendah sampai tinggi. Sekarang ini rata-rata ketinggian air mencapai 60 sampai 70 cm.

Beberapa daerah, ungkap Erlin, membutuhkan bantuan berupa sandang, pangan, dan juga bidang kesehatan, termasuk air bersih.

Sementara itu masyarakat yang berhasil ditemui di lokasi banjir di Katingan, Kotim dan Kobar mengharapkan adanya bantuan secepatnya dari pemerintah Provinsi Kalteng.ded

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *