Pengadilan Tinggi Palangka Raya Ambil Sumpah Pengurus P3HI Kalteng

  • Bagikan
TABENGAN/DIDIN
DIAMBIL SUMPAH – Jajaran Pengurus P3HI Kalteng bersama Ketum P3HI Aspihani Assegaf serta jajaran Pengadilan Tinggi Palangka Raya, yang diambil sumpahnya di institusi tersebut, Senin (30/8).

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Jajaran pengurus Perkumpulan Pengacara dan Penasehat Hukum Indonesia (P3HI) Kalteng diambil sumpahnya secara langsung, oleh Ketua Pengadilan Tinggi Palangka Raya di ruang sidang institusi tersebut, Senin (30/8). Dalam pengambilan sumpah tersebut, hadir 20 advokat yang tergabung dalam organisasi itu diperiode 2021-2026.

Pelaksanaan itu digelar usai pelantikan sebelumnya, yang menunjuk Mambang Tubil sebagai Ketua DPD P3HI Kalteng, Sekretaris Singkang beserta jajaran lainnya. Menurut Mambang, adanya organisasi ini sebagai bentuk terobosan baru, dalam pemerataan pelayanan bagi masyarakat dibidang hukum.

“Saya ditunjuk sebagai ketua bersama dengan Singkang sebagai sekretaris dengan harapan, organisasi ini bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat dalam memegang teguh pada fakta integritas, dalam lingkup hukum,” ujarnya usai pengambilan sumpah. Dirinya menjelaskan yang diambil sumpahnya dalam agenda itu ada 20 orang dengan profesi advokat.

Selain itu, jelasnya, kepengurusan dari P3HI Kalteng sendiri juga terdiri dari beberapa advokat terdahulu, serta memang telah diambil sumpahnya sejak lama. Bahkan mereka yang sudah dilantik tersebut, sebelumnya telah mengikuti pelatihan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) di Banjarmasin Kalsel, yang bekerjasama dengan Universitas Lambung Mangkurat (Unlam).

Sementara itu Sekretaris DPD P3HI Kalteng Singkang menambahkan, dengan adanya P3HI di provinsi tersebut maka masyarakat dipelosok tentunya juga bisa mendapatkan pelayanan bidang hukum secara prima, melalui pengurus di kabupaten/kota terkait. Artinya publik yang membutuhkan layanan hukum itu, tidak lagi harus jauh-jauh berangkat ke kota namun sudah ada di kabupaten tersebut.

“Bagi kami, ini sangat strategis dalam menolong warga masyarakat yang terintimidasi oleh persoalan hukum maupun Hak Asasi Manusia (HAM). Artinya walaupun ini baru bagi Kalteng, namun gaungnya cukup besar untuk skala nasional,” tegasnya. Selain itu jajaran pengurus juga memegang teguh pakta integritas, dan jelas akan ada sanksi bagi yang melanggar.drn

Penulis: DIDIN RAKHMADINEditor: DODDY KHAIRI ASYADI
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *