Owner Catering Arut Wei Mulajari Gentes Tutup Usia

  • Bagikan
RENDAH HATI - Alm Gentes Bassa. Tampak Gentes Bassa ketika berulang tahun

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM– Kabar duka menyelimuti keluarga besar Catering Arut Wei Mulajari. Gentes Bassa, sosok di balik nama besar usaha catering tersebut tutup usia, Minggu (29/8) dini hari pukul 00.40 WIB.

Pria yang juga aktif sebagai penatua di salah satu gereja yang ada di Palangka Raya tersebut dikabarkan mengalami serangan jantung, sebelum mengembuskan napasnya yang terakhir.

Saat ini jenazah disemayamkan di rumah duka Jalan Arut Bawah, Kota Palangka Raya. Rencananya akan dimakamkan di Dayu, Pulau Bali, Barito Timur.

Gentes dikenal memiliki karakter yang sangat ramah. Tak heran, banyak yang merasakan kehilangan dirinya. Seorang klien Catering Arut Wei Mulajari, Lewy Yunatan mengatakan, sebagai pemilik Catering Arut Wei Mulajari yang dikenal luas semua kalangan, almarhum memiliki pribadi yang murah hati terhadap para pelanggan.

“Bila ada acara keluarga atau sedang kedukaan yang mendadak pun siap melayani, meskipun tanpa uang muka. Beliau selalu bilang ke keluarga duka ‘nanti belakangan saja dipikirkan’. Kami yang mengenal almarhum dan sering menggunakan jasa almarhum kehilangan figur baik,” tuturnya kepada Tabengan, Minggu (29/8).

Terpisah, Magdalena Yuniarini, klien yang lainnya juga berkomentar sama.  Menurut dia, selama bertemu almarhum, kesannya ramah dan tidak terlalu perhitungan (tidak pelit). Pribadi yang baik dan murah hati pemilik catering yang selalu membantu banyak orang di kala suka, terlebih saat dukacita.

“Selalu memberi potongan harga sebagai bantuan untuk keluarga duka. Selamat jalan saudaraku, engkau telah mengakhiri pertandingan iman dan semua jerih lelahmu pasti menyertaimu. Tuhan menghibur dan menguatkan seluruh keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.

Keluarga almarhum Gentes Bassa akan mengadakan Ibadah Penghiburan malam 1 dilaksanakan pukul 17.00 WIB di Jalan Arut Bawah. Kemudian pada Senin (30/8) pukul 09.00 WIB, jenazah akan diberangkatkan menuju Dayu Pulau Bali, Bartim, untuk dimakamkan di sana pada Selasa (31/8). dsn

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *