Harga Sejumlah Komoditas Naik Secara Teknikal

  • Bagikan
ILUSRASI/NET

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Branch Manager Phintraco Sekuritas Kalimantan Tengah (Kalteng) Bernanto mengatakan, harga sejumlah komoditas mengalami kenaikan teknikal rebound pada Senin (23/8) dari pelemahan yang terjadi Minggu lalu.

Dikatakannya, bahwa minyak dunia naik +0,93 persen menjadi US$62,74/barrel, Nickel dunia naik  +1,28 persen  menjadi US$18.652/MT dan Timah 0,07 persen menjadi US$31.817/MT.

Branch Manager Phintraco Sekuritas Kalimantan Tengah (Kalteng) Bernanto

“Kenaikan harga komoditas tersebut juga akan berpengaruh terhadap saham komoditas seperti Nickel ke saham ANTM dan HRUM, timah ke TINS, minyak dunia ke MEDC, ELSA, AKRA,” tuturnya.

Katalis positif untuk sektor tambang, di mana memasuki musim dingin, harga tambang khususnya batu bara sangat menarik. Secara historical, harga komoditas cenderung naik sehingga saham seperti ADRO, PTBA, INDY, ITMG bisa dicermati dalam kuartal terakhir di 2021.

Selain komoditas utama, sektor komoditas lain yaitu CPO bisa melakukan aksi sell on strength saat pengumuman laporan keuangan kuartal yang akan segera rilis karena harga CPO dunia sudah naik tinggi bahkan mencatatkan rekor tertinggi dalam 3 tahun terakhir.

Hal tersebut dikatakannya bersamaan pantauannya terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat terbatas pada perdagangan pada Senin (23/8).

Sejurus dengan hal itu, Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan selama seminggu lalu IHSG turun sebesar -1.77 persen, tetapi disertai net buy investor asing sebesar Rp2.34 triliun.

Dikatakannya pula,  per Senin (23/8), ada peluang IHSG terjadi penguatan terbatas merujuk menguatnya EIDO sebesar 1,61 persen serta naiknya indeks DJIA sebesar 0,65 persen.

“Namun, perlu diwaspadai kembali turunnya harga beberapa komoditas seperti timah turun 3,51 persen dan selama dua hari harga timah turun tajam sekitar 10,42 persen,” jelasnya, mengutip riset harian.

Disebutkan juga harga minyak turun 2,26 persen dan emas turun 0,03 persen. Hal ini berpotensi menarik turun harga saham dibawah komoditas tersebut.

Selanjutnya, Kepala Riset MNC Sekuritas tersebut merekomendasikan untuk menjual saham TINS, MEDC, ELSA, ADRO, PTBA, ITMG, dan HRUM. Mengutip data Bloomberg, saham PT Timah Tbk (TINS) tercatat turun 25 poin atau 1,73 persen menjadi 1.420. Kemudian, saham PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) masih hijau naik 16 poin atau 3,69 persen ke 450. Selanjutnya, saham PT Elnusa Tbk (ELSA) turun 6 poin atau 2,40 persen ke 244. Saham PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) uga memerah 30 poin atau 2,32 persen ke 1.265.

Begitu pula dengan saham PT Bukit Asam (PTBA) juga memerah 40 poin atau 1,86 persen ke 2.110. Saham ITMG juga merosot 200 poin atau 1,25 persen ke 15.800. Sementara itu, saham PT Harum Energy Tbk. (HRUM) naik 50 poin atau 1,03 persen ke 4.910. Adapun, pada perdagangan Senin (23/8/2021), harga emas spot tercatat turun 0,16 persen ke US$1.778 per troy ons. Kemudian, harga timah London Metal Exchange (LME) turun 2,66 persen ke US$32.237 per metrik ton. dsn

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *