2.427 WBP Dapat Remisi, 26 Langsung Bebas

  • Bagikan
REMISI KEMERDEKAAN- Somedie (30) sujud syukur usai mendapat Remisi Umum II dan bebas dari pemasyarakatan.TABENGAN/FERRY WAHYUDI

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM– Sebanyak 2.427 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) se-Kalimantan Tengah menerima Remisi Umum (RU) 17 Agustus 2021. Sebanyak 26 WBP di antaranya langsung bebas setelah menerima RU II karena pengurangan masa hukuman.

Penyerahan RU 17 Agustus 2021 dilakukan langsung Kepala Kanwil Kemenkumham Kalteng Ilham Djaya, di Aula Lapas Palangka Raya, Selasa (17/8) siang. Remisi diberikan kepada setiap perwakilan WBP dari UPT Lapas Palangka Raya, LPKA, Rutan Palangka Raya dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP).

Ilham Djaya mengatakan, di Hari Kemerdekaan Ke-76 RI, remisi kepada narapidana diberikan secara dua golongan, yakni RU I dan RU II atau langsung bebas. Jumlahnya untuk narapidana yang mendapat RU I sebanyak 2.401 orang, sedangkan RU II sebanyak 26 orang.

“Untuk RU I itu bermacam-macam lamanya pengurangan masa tahanan, berkisar 1-6 bulan. Per 28 Juli 2021 berdasarkan sistem database pemasyarakatan terdapat total 4.504 WBP di seluruh pemasyarakatan yang ada di Kalteng. Terdiri dari 747 orang tahanan dan 3.757 narapidana,” katanya.

Ia menyebutkan, remisi adalah hak dari WBP yang menjadi narapidana. Apabila WBP sudah berstatus sebagai narapidana, inkrah maka telah memiliki hak mendapat remisi. Tentunya harus memenuhi syarat terlebih dulu, paling utama adalah berkelakuan baik.

“Syarat lainnya juga harus dilengkapi, misal sudah berapa lama di pemasyarakatan dan aturan yang lainnya. Namun secara substantif berkelakuan baik jadi syarat penting,” tuturnya.

Sementara, Kalapas Palangka Raya Chandran Lestyono mengungkapkan, di Lapas Palangka Raya sendiri terdapat 585 narapidana yang mendapatkan remisi 17 Agustus 2021. Satu narapidana mendapat RU II atau langsung bebas.

“Tentunya kita berharap bagi narapidana yang mendapat RU II agar tidak mengulangi pelanggaran hukum saat di luar, terus jaga Kesehatan karena masih pandemi Covid-19. Bagi yang mendapat RU I harus tetap berkelakuan baik karena pemberian remisi bisa dicabut jika melakukan pelanggaran,” tuturnya.

Sedangkan Somedie (30), WBP yang kini telah bebas usai menerima RU II mengaku sangat bersyukur karena bisa kembali menghirup udara bebas. Saat ini ia akan kembali pulang ke kampung halaman untuk bekerja dan memulai hidup baru.

“Kemarin masuk Lapas karena pencurian. Sangat bersyukur bisa keluar, sekarang mau pulang ke rumah terus bekerja sebagai penambang emas,” akunya. fwa

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *