Hari Jadi Murung Raya Diperingati Sederhana

  • Bagikan
JOKO SANTOSO SEDERHANA - Bupati Murung Raya Perdie M Yoseph menyerahkan nasi tumpeng kepada mantan Anggota DPRD RI Willy M Yoseph, yang juga mantan bupati setempat.

PURUK CAHU/TABENGAN.COMSyukuran Hari Jadi Ke-19 Kabupaten Murung Raya dilaksanakan secara sederhana dan terbatas serta menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat di GPU Tira Tangka Balang, Kota Puruk Cahu.

Acara juga diikuti secara virtual oleh Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo dan juga kepala dan wakil kepala daerah se- Kalteng, Senin (2/8).

Hadir Bupati Perdie M Yoseph didampingi Forkopimda beserta kepala SOPD. Hadir juga mantan Bupati Murung Raya yang juga Anggota DPR RI Willy M Yoseph serta sejumlah mantan sekda.

Bupati menyampaikan untuk Hari Jadi Ke-19 tahun ini, pihaknya mengambil tema “Murung Raya Sehat Masyarakat Produktif”. Maksudnya, pembangunan di segala bidang terus dilaksanakan, walaupun masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Dalam upaya membangun Murung Raya, Bupati mengatakan untuk masa jabatannya periode 2018-2023, pihaknya telah banyak melaksanakan berbagai program, baik bidang pendidikan, kesehatan maupun infrastruktur.

“Terhadap bidang pendidikan, Pemkab Mura selain menggratiskan biasa pendidikan di sekolah negeri tingkat SD dan SMP, juga sudah memberikan bantuan untuk mahasiswa-mahasiswi untuk meraih gelar sarjana dengan jumlah 10 orang per desa, meliputi bantuan per orang senilai Rp10 juta per tahun,” ucap Perdie.

Kemudian dalam bidang kesehatan, Pemkab juga memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat Mura melalui program Kartu Mura Sehat (KMS), yang mana bisa sudah berintergasi dengan JKN-KIS.

Menghadapi masa pendemi Covid-19, Pemkab juga menyalurkan berbagai program bantuan untuk warga terdampak, baik sejumlah uang tunai maupun sembako.

Menjelang penghujung kegiatan syukuran, dilakukan doa bersama lintas agama dan pemotongan tumpeng atau dalam Bahasa Dayak Panginan Sukup Simpan Kanon Cicip Genep oleh Bupati.

Visi Misi Pemkab

Dalam membangun daerahnya, Pemkab Mura mengusung visi “Terwujudnya Masyarakat Murung Raya Yang Sejahtera dan Bermartabat Melalui Pembangunan Berbasis Perdesaan Menuju Murung Raya Emas 2030”.

Pemkab Mura selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat setempat. Sejumlah program unggulan seperti Kartu Murung Raya Cerdas (KMC) telah diberikan untuk sebanyak 7.270 siswa dan siswi. Sejak 2019 sampai dengan 2023, Pemkab Mura telah menganggarkan beasiswa untuk mahasiswa Mura dari jenjang D1 sampai dengan S2. Masing-masing mahasiswa mendapatkan bantuan sebesar Rp10.000.000.

Selanjutnya, selain program lainnya yang cukup fantastis pada masa kepemimpinan Drs Perdie M Yoseph, di periode yang ke-2 yaitu program bantuan alat berat untuk 10 kecamatan yang diberikan bertahap dan telah terealisasi di 2 kecamatan, yaitu Kecamatan Permata Intan dan Kecamatan Tanah Siang.

Masih di masa pandemi Covid-19, semangat Pemkab Mura dalam membangun daerah di bawah komando Bupati Mura Perdie M Yoseph, tidak pernah terhenti. Baru-baru ini warga Tumbang Lahung, Kecamatan Permata Intan, semringah karena mengalirnya air di tiap-tiap rumah berkat diselesaikannya unit air bersih Perumda Danum Pemolum yang diresmikan langsung oleh Perdie M Yoseph pada Sabtu (31/7) lalu.

Bersamaan dengan peresmian unit air bersih itu, di hari yang sama di tempat terpisah Wakil Bupati Mura Rejikinoor melakukan Peresmian Pengaktifan Jaringan Listrik di Desa Panu’ut, Kecamatan Murung dan di Desa Batu Mirau, Desa Tumbang Apat, Desa Tumbang Kolon, Kecamatan Sungai Babuat. Aktifnya jaringan listrik di 5 desa tersebut mendapat sambutan antusias yang tinggi dari warga masing-masing desa.

Berdasarkan Rasio Elektrikfikasi (RE) 50 desa di wilayah dijuluki Tana Malai Tolung Lingu ini sudah teraliri jaringan listrik, sementara 15 desa lagi mendapat bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Hemat Energi ({LTSHE) tahun 2019 program Dinas Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Tengah.

Tidak cukup sampai di situ, demi meningkatkan kinerja pemerintahan, perekonomian dan demi menyejahterakan masyarakat, Pemkab Mura juga menggagas program 1,5 Milyar 1 Desa 1,5 Milyar 1 Kelurahan.

Sementara itu, dalam program bidang  kesehatan Pemkab Mura juga meluncurkan program Kartu Murung Raya Sehat (KMS) yang telah diintegrasikan dengan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dengan jumlah peserta 72.551 orang yang pendanaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Mura. Kemudian, bagi masyarakat penyandang disabilitas, lansia dan anak telantar, Pemkab Mura memberikan bantuan sosial melalui Program Kartu Murung Raya Sejahtera menyalurkan bantuan sebesar Rp500.000 yang disalurkan setiap tiga bulan.

Program-program brilian yang digagas Pemkab Mura di periode Bupati Perdie kendati pelan, namun pasti berhasil dituntaskan bertahap. Buah manis dari keuletan Perdie dan jajarannya di tahun 2016, Bupati Mura Perdie M Yoseph menerima penghargaan dari Ikatan Guru Indonesia (IGI).

Sementara itu, inovasi dan transparansi di lingkungan Pemkab Mura pada 17 Maret 2021 menerima penghargaan dari Komisi Informasi (IKI) Kalteng dalam penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik tahun 2020 dengan meraih peringkat ke III di Kategori Pemerintah Daerah Tingkat Kabupaten dan Kota se-Kalteng sebagai Badan Publik Menuju Informatif. Lebih lanjut lagi, di tahun 2019 Pemkab Mura juga mendapat penghargaan Kategri mail.go.id dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. c-sjs

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *