Dukcapil Tetap Layani Warga Tak Lampirkan Bukti Vaksin

  • Bagikan
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kota Palangka Raya Afandie

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kota Palangka Raya Afandie menegaskan tidak akan mempersulit warga yang ingin mengurus administrasi kependudukan, meski tak lampirkan bukti vaksin dalam syarat berkasnya. Utamanya dalam masa pandemi ini.

“Kita siap bantu karena pada prinsipnya akan bantu masyarakat,” ujar Afandie kepada Tabengan, Jumat (30/7).

Lebih lanjut dikatakannya, Dukcapil Kota Palangka Raya akan selalu mendukung keputusan Pemerintah baik pusat maupun daerah. Jika saat ini belum diberlakukan bukti vaksin sebagai salah satu syarat pengurusan berkas, maka pihaknya mengikuti.

Meski tak dipungkiri, wacana yang mengarah hal tersebut memang ada, nanti akan dipertimbangkan bila pelaksanaan vaksin di seluruh Indonesia telah mencapai 80 persen.

Sementara, Wali Kota Palangka Raya Farid Napirin menegaskan bahwa Pemko Palangka Raya akan selalu mendukung apapun yang menjadi kebijakan Pemerintah Pusat. Termasuk kebijakan tidak memasukkan bukti vaksin sebagai syarat pengurusan berkas apapun.

Bukan hanya untuk pengurusan administrasi kependudukan, namun juga urusan lain seperti pengurusan pajak, pendidikan, kesehatan, dan lainnya.

“Kita ikuti prosedur dari Pusat. Apapun itu kita laksanakan,” ucap Fairid.

Selain itu, Afandie juga menyatakan pihaknya akan memprioritaskan layanan data kependudukan bagi kepala keluarga yang menjadi korban kebakaran di kawasan padat penduduk, seperti yang terjadi beberapa hari lalu.

“Korban kebakaran di kawasan Mendawai memang sudah menjadi prioritas kami dalam pengurusan dokumen kependudukan,” katanya.

Layanan prioritas data kependudukan bagi para korban kebakaran itu seperti pencetakan ulang kartu keluarga dan kartu tanda penduduk (KTP) elektronik serta kartu identitas anak (KIA).

Namun demikian, lanjut Afendie, pencetakan ulang data kependudukan itu dapat dilakukan pihaknya jika data para korban kebakaran telah disampaikan ke Disdukcapil. Untuk itu, harapannya lurah dan camat di wilayah setempat segera melaporkan nama-nama korban kebakaran.

“Intinya kami siap menerbitkan data kependudukan yang baru bagi korban kebakaran. Untuk itu saya minta data-data itu segera disampaikan ke kami agar dapat segera diproses,” pungkas Afendie.dsn

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *