Vaksin di RS Doris Kosong 

  • Bagikan
TABENGAN/ILUSTRASI

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM- Di tengah melonjaknya angka kasus Covid-19, antusiasme masyarakat untuk ikut vaksinasi meningkat. Sayangnya, persediaan vaksin di Kalimantan Tengah, khususnya di Kota Palangka Raya terbatas.

Seperti yang dialami Muhammad Syahri Barlian. Kepada Tabengan, Selasa (27/7), Syahri menuturkan bahwa dirinya sudah divaksin tahap I di RSUD Doris Sylvanus. Namun, ketika jatuh tempo penjadwalan vaksin II yang seharusnya diterima, Rabu (28/7), malah tidak ada.

Syahri tidak menemukan jadwal vaksin tahap II bagi yang sudah divaksin tahap I di RSUD Doris Sylvanus pada 30 Juni lalu.

“Bang ulun besok ni jadwal vaksin 2 nah jadwal di doris kadada nih, gimana bang?” ungkapnya melalui pesan WhatsApp dengan dialek bahasa Banjar.

Ketika dikonfirmasi, Kasi Humas RSUD Doris Sylvanus Cipta Yanatama mengakui, stok vaksin di RS Doris sedang kosong. Ia meminta kepada masyarakat yang sudah divaksin tahap I dan sudah waktunya vaksin II bersabar, sampai dikeluarkan jadwal dari Dinas Kesehatan Kota.

“Iya vaksinnya tempat kami masih kosong,” beber Cipta, Selasa lalu. Bahkan, hingga berita ini naik cetak, stok vaksin di RS terbesar di Kalteng ini masih kosong.

“Hingga sekarang belum ada stoknya,” ujarnya saat kembali dikonfirmasi, Kamis (28/7).

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya drg Andjar Hari Purnomo mengatakan, bagi masyarakat yang belum terjadwal untuk vaksin tahap II agar menunggu sampai ada jadwal yang keterangannya sesuai dengan vaksinasi dosis I.

“Saat ini kita fokus menyelesaikan dosis II, agar tidak terjadi drop out vaksinasi. Kondisi saat ini vaksin tidak dalam jumlah yang cukup, datangnya bertahap dan tidak dalam jumlah besar,” kata Andjar.

Apa yang dialami oleh Syahri mungkin mewakili masyarakat yang lain. Diharapkan stok vaksin dapat segera ada, sehingga target pencapaian herd immunity bagi warga Palangka Raya tercapai. dsn

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *