Covid di Kalteng Kian Mengkhawatirkan

  • Bagikan
  • Bertambah 527 Orang dan Meninggal 21 Orang
  • Penyebabnya Masih Dianalisa PAEI, Satgas dan Dinkes Kalteng

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM-Berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanggulangan corona virus disease 2019 (Covid-19) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), penambahan kasus positif pada Kamis (29/7) menunjukan penambahan kasus yang cukup signifikan. Jumlah positif bertambah 527 orang, meninggal 21 orang. Sembuh 184 orang sehingga dalam perawatan bertambah 322 orang.

Ketua Cabang Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Kalteng Rini Fortina SKM, M.Kes menyampaikan, terkait dengan penambahan kasus yang sangat signifikan ini belum bisa berkomentar banyak. PAEI bersama Satgas Penanggulangan Covid-19 provinsi Kalteng dan Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng masih melakukan analisa data yang diinput dari 13 kabupaten 1 kota.

“Saya masih belum bisa komen saat ini karena analisanya masih kami kerjakan. Jika data yang banyak hari ini merupakan data baru, maka dari sisi epidemiologi  akan terlihat jelas ciri khas insiden kasus baru. Namun jika data itu merupakan penyesuaian data, dimana seperti diketahui ada perbedaan antara beda data pusat dan daerah selama ini. Pun akan terlihat apakah itu data usang atau data baru. Nanti malam baru bisa kami simpulkan karena masih diolah. Paling lambat besok pagi,” kata Rini.

Sebenarnya, lanjut Rini terkait data, yang paling tepat jawab memang Dinkes kabupaten/kota dan Provinsi karena validasi data itu kewenangan mereka. Sementara itu, menurut Rini selama ini data yang diinput mereka yang betul-belum berdomisili di Kalteng sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Namun setelah di cek ulang nyatanya tidak begitu banyak juga. Setelah dicek data yang terkumpul berdasarkan KTP Kalteng, namun belum tentu yang bersangkutan masih berdomisili di Kalteng tetapi sudah pindah ke provinsi lain, namun pada saat terkonfirmasi positif tercatat sesuai KTP daerah asal, bukan domisili saat itu.

“Jadi walaupun orangnya sudah tinggal di provinsi lain, begitu positif, jumlah datanya dicatat sesuai dengan alamat di KTP, jadi bisa juga begitu kejadiannya, tapi nanti kita amati dulu ya datanya,” imbuh Rini.

Secara kumulatif jumlah kasus positif di Kalteng sudah mencapai 33.835 orang, sembuh 29.066, dalam perawatan 3.721. Sementara yang meninggal sebanyak 1.048 orang. yml

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *