Oknum Nakes Diduga Palsukan PCR di Bandara Tjilik Riwut

  • Bagikan
ILUSTRASI PCRA PALSU/NET

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Seorang oknum diduga bekerja sebagai tenaga kesehatan (Nakes) di Palangka Raya diamankan pihak bandara dan  KKP dan Angkasa Pura II Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Selasa (27/7), karena diduga memalsukan negatif Polymerase Chain Reaction (PCR).

Koordinator Seksi Pengendalian Risiko Lingkungan dan Kesehatan Lintas Wilayah, dan dalam Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 PJ lapangan Vaksinasi Covid-19 KKP Palangka Raya, Radian Nur, S.Sos, ketika dikonfirmasi Tabengan, membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Ya Ada seseorang yang diduga memalsukan surat keterangan negatif PCR ditangkap di Bandara Tjilik Riwut,” kata Radian, Selasa.

Dikatakan Radian, oknum tersebut tertangkap pada saat ingin pengecekan dan validasi dokumen kesehatan di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di Bandara Tjilik Riwut

“Yang sangat disesali, bahwa oknum tersebut adalah memiliki pekerjaan sebagai tenaga kesehatan yang seharusnya sangat mengerti tentang dampak yang terjadi, jika dokumen Keterangan PCR dipalsukan,” ungkap Radian.

Agar peristiwa semacam itu tidak terulang lagi, kata Radian, pihak KKP dan Bandara akan berlaku profesional dan tindakan tegas, kepada siapa saja yang menyalahgunakan dokumen PCR. Sehingga para pelaku memiliki efek jera.

“Tegakan saja KMK 4642/2021 dan SE Menkes 847/2021. Di pintu masuk/keluar bandara,” tegasnya.

Terpisah, EGM Angkasa Pura II Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Siswanto ketika dikonfirmasi menanggapi kejadian Selasa siang tersebut menyatakan, pihak bandara bersama dan instansi terkait lainnya (KKP dan Airlines) akan lebih meningkatkan koordinasi dan pengawasan.

“Upaya tersebut salah satunya adalah dengan menerapkan aplikasi peduli-lindungi ref.SE Menkes No.847 dimana pemeriksaan dokumen kesehatan dilakukan secara digital selain mempercepat proses pemeriksaan juga mengantisipasi adanya pemalsuan dokumen,” tegas Siswanto. dsn

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *