Kematian Covid-19 Meningkat, Sudah Parah Baru Melapor

  • Bagikan
Kepala Rumah Sakit Perluasan (RSP) Hotel Batu Suli dr Probo Wuryantoro

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM-Masyarakat diimbau agar tidak takut untuk mendatangi fasilitas kesehatan, jika memiliki keluhan mirip dengan gejala terpapar Covid-19.

Kepala Rumah Sakit Perluasan (RSP) Hotel Batu Suli dr Probo Wuryantoro mengingatkan kondisi meningkatnya jumlah pasien yang mengalami kematian akibat Covid-19. Peningkatan jumlah kematian penderita Covid-19 terjadi karena terlambatnya pasien mendapatkan penanganan memadai. Bisa jadi, keterlambatan dari sisi pasien tidak menyadari dan terlambat untuk melaporkan.

“Betul sekali, terkait angka kematian yang meningkat. Kalau bukan sakit Covid, kami gak akan menjadikan pasien Covid. Jangan termakan isu,” kata Probo kepada Tabengan melalui pesan WhatsApp, Jumat (23/7).

Sedangkan kemungkinan lain meningkatnya kematian, lanjut Probo, adanya varian yang tingkat virulensi lebih tinggi. Selain itu, masih banyak anggapan bahwa orang tertular Covid-19 sebagai aib atau hal yang memalukan.

“Kondisi masyarakat yang terpapar masih ada stigma negatif, sehingga pasien enggan ke RS. Dengan gejala bertahan di rumah dan home care. Mencari pertolongan ke RS setelah gejala berat dan kritis, saturasi sudah di bawah 80 persen,” ungkapnya.

Karena itu, Probo kembali menegaskan kepada masyarakat bahwa Covid-19 bukanlah aib, tetapi penyakit yang perlu ditanggulangi melalui pencegahan, perawatan dan penyembuhan yang tepat.

Dia juga mengingatkan, Covid-19 penyakit menular yang mudah sekali transmisinya. Bagi masyarakat berumur 50 tahun ke atas, ibu hamil, usia 40 tahun dengan penyakit penyerta (komorbid) kencing manis, darah tinggi, harus lebih waspada. Sebab, Covid-19 dapat menular melalui transmisi airborne atau menyebar lewat udara, apalagi di ruang tertutup.

Penyebaran agen infeksi yang disebabkan oleh penyebaran droplet nuklei (aerosol), tetap bersifat menular saat melayang di udara selama jarak dan waktu tertentu.

“Harapan kami, nakes garda terakhir penanganan pandemi Covid-19, masyarakat adalah garda terdepan. Sekali lagi jangan takut mendatangi fasilitas kesehatan, jangan termakan isu,” tandasnya. dsn

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *