Ini Menu Makanan PPKM aLa Hotel NEO Palangka Raya

  • Bagikan
MENU PPKM - Marketing Communication Hotel NEO Palma Palangka Raya Sutrisno Triantoro menunjukkan menu makanan paket promo kenyang murah (PPKM) yang bisa dipesan masyarakat, Jumat (23/7).TABENGAN/IST

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Hotel NEO Palma Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) membuat terobosan baru, agar bisnis mereka terus bertahan di masa pandemi Covid-19 ini.

Kali ini berkaitan dengan PPKM. Tapi, PPKM yang dimaksud bukan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat, seperti yang diterapkan oleh pemerintah, melainkan pilihan menu makanan paket promo kenyang murah (PPKM).

Hal tersebut diungkapkan Marketing Communication Hotel NEO Palma Palangka Raya Sutrisno Triantoro, Jumat (23/7). “PPKM ini merupakan menu makanan terbaru yang Hotel NEO Palma sediakan,” katanya.

Dia menjelaskan, ada tiga varian menu PPKM yang bisa dipesan dan dinikmati masyarakat atau konsumen. Pertama, yakni nasi ayam goreng, sambal ulek, buah iris, tahu dan tempe goreng lalapan, serta es teh.

Kedua, lanjutnya, nasi fish and chips, dilengkapi dengan sambal, buah jeruk, tumis sayuran, serta es teh. Dan, ketiga adalah nasi tongseng daging, dilengkapi sambal ulek, buah jeruk, tumis sayuran, serta es teh.

“Harganya pun terjangkau. Cukup dengan Rp30 ribu untuk varian menu ayam goreng atau fish and chips, sedangkan varian menu tongseng daging Rp35 ribu per porsinya,” jelasnya.

PPKM yang dimiliki Hotel NEO Palma Palangka Raya ini bisa diantar kepada konsumen yang memesannya, bahkan gratis biaya pengantaran area Palangka Raya dengan minimal order sebanyak 10 paket.

“Namun terkadang layanan bebas biaya antar juga bisa kami berikan kepada pemesan di bawah 10 paket, jika di waktu bersamaan ada pesanan lain yang berada di sekitar area tersebut,” tuturnya.

Lebih lanjut Sutrisno menjelaskan, tak hanya melayani ‘take away’, menu PPKM tersebut juga tetap bisa dimakan di Noodles Now Restaurant  milik Hotel NEO Palma Palangka Raya.

Tentu semuanya dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19, serta menyesuaikan kebijakan maupun aturan milik pemerintah. dsn

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *