PPKM Palangka Raya Turun Level 3

  • Bagikan
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM– Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyampaikan,  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Palangka Raya yang semula Level 4 turun menjadi Level 3 dan diberlakukan hingga 25 Juli 2021.

“Kita Level 4 jadi Level 3, jadi ada penurunan. Tunggu juga dari provinsi keluarkan edaran dari gubernur biar searah, selaras,” kata Fairid, usai meninjau pelaksanaan vaksinasi dalam rangka Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa Ke-61 dan Ulang Tahun Ikatan Adhyaksa Dharmakarini XXI, Kamis (22/7).

Menurut Fairid, pelaksanaan PPKM Level 3 tidak ada perubahan dan mengacu pada Inmendagri. Sambil menunggu edaran dari Gubernur Kalteng, Pemko Palangka Raya tetap berlaku peraturan seperti kemarin.

“Efektivitas seminggu nanti baru bisa diumumkan. Tapi menurut saya, dengan adanya pembatasan tetap ada pengaruh. Pak Presiden kemarin kan juga sudah resmi,” tutur Fairid.

Sementara itu, untuk tingkat ketersedian tempat tidur rumah sakit, saat ini ada di angka 55-65. Artinya, menunjukkan penurunan. Sebagai Ibu Kota Provinsi Kalteng, Palangka Raya tentu akan selalu menjadi sorotan. Rata-rata ibu kota provinsi memiliki mobilitas tinggi. Sebagai contoh, di Asosiasi Wali Kota, hampir seluruhnya rata-rata diberlakukan PPKM.

Fairid menambahkan, dalam pelaksanaan PPKM tetap ada penyesuaian-penyesuaian sambil berjalan. Namun, pada prinsipnya tidak ada perubahan yang begitu signifikan.

“Dari saya pribadi toko sebenarnya boleh buka, cuma sampai pukul 20.00 WIB. Para PKL saya biarkan boleh yang gerobak, tadi di belakang juga ada paman jual es. Dari (Jalan) Garuda dibilang jualan aja gak diusir. Terus saya tanya, apakah ada pengaruh selama ini, jawabnya gak ada dan ada aja yang beli. Itu kan sudah salah satu contoh,” bebernya.

Fairid menilai pro-kontra terhadap kebijakan, pasti ada. Tetapi dirinya beharap masyarakat juga harus sadar. Karena suksesnya penanggulangan Covid-19 kembali ke diri masing-masing.

“Mau nanti keluar dan bisa jualan normal lagi ya ikuti prokes, paling tidak, memakai masker,” ujarnya.

Kepala daerah termuda di Kalteng itu juga berharap, mudah-mudahan vaksinasi yang dilakukan Kejari Palangka Raya bisa membantu proses percepatan vaksinasi untuk masyarakat Kota Palangka Raya. dsn

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *