VAKSINASI DIKEBUT – Stok Vaksin Kalteng 47.370 Dosis

  • Bagikan
ILUSTRASI/NET

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM- Menyusul Moderna, vaksin Pfizer akhirnya mengantongi izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan segera dipakai dalam upaya percepatan vaksinasi Covid-19 di Indonesia. BPOM telah menerbitkan Emergency Use Authorization (EUA) atau izin penggunaan darurat vaksin Comirnaty Pfizer di Indonesia pada Rabu (14/7), namun untuk dibagikan ke provinsi atau tidak, masih belum diketahui.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dokter Suyuti Syamsul menyatakan, belum diketahui apakah dapat atau tidak vaksin Pfizer. Saat ini vaksin yang digunakan di Kalteng hanya 2, Astra Zeneca untuk TNI-Polri, dan Sinovac untuk tenaga kesehatan, masyarakat rentan, pelayan publik dan lanjut usia.

“Pfizer belum tahu dapat atau tidak. Kami hanya mengajukan permintaan vaksin. Soal jenisnya tergantung yang tersedia saja,” kata Suyuti, Jumat (16/7).

Sementara itu, vaksinasi juga terus dikebut. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng dan Satgas Penanggulangan Covid-19, secara keseluruhan capaian vaksinasi tahap I bagi tenaga kesehatan mencapai 21.471 orang, bertambah 6 orang dibanding hari sebelumnya. Sedangkan vaksinasi tahap II mencapai 20.373 orang, bertambah 12 orang dibanding hari sebelumnya.

Capaian vaksinasi tahap I bagi pelayan publik mencapai 229.135 orang, bertambah 1.982 orang dibanding hari sebelumnya. Vaksinasi tahap II mencapai 126.216 orang, bertambah 1.244 orang dibanding hari sebelumnya.

Sedangkan capaian vaksinasi tahap I bagi lansia mencapai 67.308 orang, bertambah 70 orang dibanding hari sebelumnya. Vaksinasi tahap II  mencapai 31.480 orang, bertambah 515 orang dibanding hari sebelumnya.

Capaian vaksinasi tahap I bagi masyarakat umum dan rentan telah mencapai 98.547 orang, bertambah 372 orang dibanding hari sebelumnya. Vaksinasi tahap II mencapai 26.349 orang, bertambah 712 orang dibanding hari sebelumnya.

Stok vaksinasi di Provinsi Kalteng sampai dengan Kamis (15/7), kurang lebih 47.370 dosis. Vaksin yang sudah digunakan 626.607 dosis, alokasi vaksin 661.320. Rinciannya, Palangka Raya 17.350 dosis, Mura 1.370 dosis, Bartim 2,420 dosis, Gumas 1.900 dosis, Pulpis 1.000, Katingan 2.350, Seruyan 1.700 dosis, Lamandau 2.600, Sukamara 2.590 dosis, Barut 2.660 dosis, Barsel 2.700 dosis, Kapuas 2.620 dosis, Kotim 2.370 dosis dan Kobar 3.740 dosis. yml

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *