DAMPAK PANDEMI COVID-19- Pertumbuhan Sektor Perumahan Melambat 

  • Bagikan
Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Kalteng Asani

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM- Dampak pandemi Covid-19 yang berkepanjangan di Kalimantan Tengah saat ini menyebabkan pertumbuhan sektor perumahan jadi melambat. Bahkan, pihak BPS menyebut sektor perumahan pada Juni 2021 menjadi menyumbang inflasi sebesar 0.13 persen di Kota Palangka Raya dan Sampit.

Meski demikian, Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Kalteng Asani mengatakan, sektor perumahan masih dapat dikatakan cukup normal, sekalipun pandemi Covid-19 cukup memengaruhi daya beli masyarakat akan perumahan.

“Usaha kita tetap berjalan walaupun melambat karena pandemi ini,” katanya kepada Tabengan, Kamis (8/7) lalu.

Menurut Asani, pengadaan bahan-bahan bangunan pun masih lancar. Sejak awal masuknya pandemi hingga Juni 2021 lalu, tidak ada kendala dalam distribusi dan transportasi bagi bahan-bahan bangunan.

Hanya saja, lanjut dia, harga bahan-bahan bangunan seperti besi, atap mengalami kenaikan sekitar 25-30 persen dari sebelumnya.

“Sudah 2 bulan ini, bahan-bahan seperti besi naik semua. Alhamdulillah proyek masih berjalan,” tuturnya. dsn

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *