Pintu Masuk Kalteng Disekat

  • Bagikan
Plt Kadishub Provinsi Kalteng Yulindra Dedy

 PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM- Tingginya angka penyebaran Covid-19 di Kalimantan Tengah (Kalteng), membuat pemerintah mengambil langkah sigap dalam menekan penyebaran lebih luas. Penyekatan dilakukan di perbatasan provinsi  tetangga, Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Barat (Kalbar).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kalteng Yulindra Dedy menjelaskan, pada dasarnya yang dilakukan Dishub Kalteng monitoring dan evaluasi (monev). Petugas di lapangan adalah kewenangan masing-masing kabupaten dan kota. Penyekatan antarprovinsi terdapat 3 titik yang menghubungkan Kalteng dengan provinsi tetangga.

Yulindra menyebut pintu masuk Kalteng ada 3 titik, 2 pintu masuk dari arah Kalsel dan 1 pintu masuk dari arah Kalbar. Pos dibangun di Jembatan Timbang Anjir Kabupaten Kapuas, dan 1 lagi di Pasar Panas Kabupaten Barito Timur. Kedua pos ini dibangun dalam upaya mengecek jalur transportasi yang masuk dari Kalsel.

Sementara jalur yang menghubungkan Kalteng dan Kalbar, pos penyekatan di Kabupaten Lamandau. Tujuan penyekatan ini bukan untuk melarang siapa saja masuk ke Kalteng, hanya lebih memperketat mekanisme keluar masuknya orang atau pembawa barang ke Kalteng. Apabila sebelumnya lebih longgar, sekarang lebih diperketat dalam upaya menekan penyebaran Covid-19 di Kalteng.

“Kewenangan menjadi milik kabupaten dan kota yang berbatasan langsung dengan provinsi tetangga. Koordinator lapangan adalah pihak kepolisian bersama dengan Satgas masing-masing kabupaten dan kota. Tidak saja masalah transportasi darat, Dishub Kalteng juga tetap melakukan pemantauan di jalur laut dan udara,” kata Yulindra, Jumat (9/7/2021).

Penyekatan ini, lanjut Yulindra, diharapkan semakin menekan angka penyebaran virus Corona di Kalteng. Setiap penyekatan, Dishub Kalteng terus melakukan komunikasi dengan tim untuk mendapatkan informasi terbaru. Sejumlah titik yang dilakukan penyekatan sudah dilakukan pemantauan oleh pemerintah provinsi bersama dengan kepolisian.

Artinya, ungkap Yulindra, titik yang dijadikan lokasi penyekatan merupakan jalur masuk ke Kalteng. Apabila semua terpantau dengan baik, harapannya kasus Covid-19 di Kalteng terus menurun. ded

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *