14 Warga Positif Covid-19, BTN Beringin Rindang Lockdown

  • Bagikan
Kompleks BTN Beringin Rindang saat ini di-lockdown karena banyaknya warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. YULIANTINI

PANGKALAN BUN/TABENGAN.COM– Sebanyak 14 warga BTN Beringin Rindang Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, terkonfirmasi Covid-19. Guna menekan angka penyebaran virus Corona, maka sejak Kamis (8/7/2021), wilayah itu di-lockdown.

Kepala Desa Pasir Panjang Tamel Otel menjelaskan, lockdown BTN Beringin Rindang ini berdasarkan keputusan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kobar. Warga setempat agar mematuhi apa yang telah menjadi keputusan tersebut, ada pembatasan kegiatan masyarakat di wilayah itu.

“Untuk Kecamatan Arut Selatan, ada dua tempat untuk sementara waktu di-lockdown. Wilayah Pasir Panjang hanya kompleks Beringin Rindang ini, di sini ada dua Rukun Tetangga (RT) yakni RT 06 dan RT 08, untuk warga RT 08 saat ini yang menjalani isolasi mandiri 11 warga dan RT 06 ada 3 orang,” kata Tamel, Kamis malam.

Tamel menambahkan, selama menjalani lockdown, ada petugas yang menjalani pengawasan di Posko PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di kompleks Beringin Rindang, tentunya bagi warga dari luar kompleks itu ingin berkunjung wajib melapor ke Posko PPKM.

“Bagi warga dari luar kompleks Beringin Rindang, jika ingin berkunjung wajib melapor ke Posko PPKM. Selain itu, bagi warga setempat jika ada keperluan pun bisa minta bantuan petugas Posko PPKM, pemberlakuan lockdown ini sampai warga yang terkonfirmasi positif covid-19 sembuh, dan tidak ada lagi yang terpapar,” ujar Tamel.

Sementara itu, Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah menjelaskan, pemerintah daerah telah mengambil keputusan berdasarkan rapat koordinasi dengan seluruh stakeholder, terkait dengan instruksi Gubernur Kalimantan Tengah, yakni memperketat PPKM di tingkat desa, hal ini guna menbendung terjadinya lonjakan kasus Covid-19.

“Perketatan PPKM tingkat desa/kelurahan agar kasus Covid-19 di Kobar bisa landai, sebab dalam satu bulan ini, grafik penyebaran virus Corona terus meningkat, bahkan saat ini penyebarannya hampir di semua kecamatan se-Kobar, dan untuk Kecamatan Arut Selatan paling banyak kasus Covid-19 nya,” ujar Ahmadi.

Ahmadi menambahkan, angka penularan virus Corona bagaikan bola panas yang liar, sehingga pemerintah daerah pun mengambil langkah strategis dengan mengaktifkan Posko PPKM sesuai tugas dan fungsinya.  c-uli

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *