Penumpang Pesawat Wajib Vaksin

  • Bagikan
WAJIB VAKSIN- Tampak beberapa calon penumpang yang akan divaksin, Rabu (7/7/2021). TABENGAN/YULIANUS

PALANGKA RAYA/TBENGAN.COM- Merespons Surat Edaran Gubernur Kalteng dan Surat Edaran Satgas Covid-19 tentang peningkatan pencegahan sebaran Covid-19, PT Angkasa Pura II Bandara Tjilik Riwut menggelar vaksinasi gratis bagi para calon penumpang pesawat yang akan melakukan perjalanan. Khususnya bagi yang belum pernah menerima vaksin Covid-19.

Siswanto, Executive General Manager PT Angkasa Pura II Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangka Raya, menjelaskan, kegiatan vaksinasi ini dilaksanakan dengan menggandeng Dinas Kesehatan dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Palangka Raya.

“Adapun layanan vaksin saat ini dikhususkan bagi penumpang yang akan berangkat melalui Bandara Tjilik Riwut, dan terlebih dahulu telah memiliki tiket dan hasil rapid test PCR yang menunjukkan keterangan negatif,” kata Siswanto kepada Tabengan, Rabu (7/7/2021).

Menurut Siswanto, sedikitnya ada 230 orang penumpang yang datang dan berangkat melalui Bandara Tjilik Riwut, kemarin.

Sementara itu, PRL KKP Palangka Raya Radianur mengatakan, pihaknya bersama dengan instansi terkait memberikan dukungan penuh vaksinasi bagi penumpang yang belum vaksin dosis pertama.  Radianur juga berharap stok vaksin selalu ada agar pelayanan vaksinasi bagi penumpang secara berkelanjutan dapat berjalan.

Seperti diketahui, salah satu syarat untuk melakukan perjalanan melalui jalur penerbangan yang tertuang dalam SE Gubernur dan SE Satgas, calon penumpang wajib sudah divaksin dengan bukti menunjukkan sertifikat vaksin.

Radianur menambahkan, calon penumpang yang pada saat skrining dan ternyata didapati tidak memenuhi syarat untuk divaksin, masih tetap dapat diberangkatkan. Hanya, ada catatan khusus dari dokter yang melakukan skringin. Jika sampai di tujuan sedapatnya segera ke faskes yang menyelenggarakan vaksinasi.

“Jadi, jika didapati seandainya ada yang hipertensi dan lain-lain, sehingga tidak bisa divaksin, vaksinnya ditunda dan surat skrining kita copy untuk dapat nantinya divalidasi di KKP.  Termasuk juga jika vaksinnya habis. Kan kita tidak dapat perkirakan jumlah penumpang yang akan berangkat.  Nanti ada notifikasi belum bisa divaksin karena vaksin habis dan selanjutnya di daerah tujuan bisa segera divaksin,” imbuhnya. dsn

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *