Kecamatan Kapuas Tengah Berlakukan Jam Malam

  • Bagikan

KUALA KAPUAS/TABENGAN.COM– Dari hasil rapat Tripika  bersama seluruh unsur terkait yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Kapuas Tengah, semua sepakat menggiatkan kembali ketentuan pembatasan kegiatan masyarakat yaitu perberlakuan jam malam disertai didirikannya Posko Pemeriksaan masuknya orang ke wilayah Pujon dan desa yang ada di sekitarnya. Dan, ini juga dilaksanakan oleh  desa-desa lainnya.

“Dari hasil rapat yang kita laksanakan bersama unsur Tripika, bahwasanya kami akan kembali menggiatkan kegiatan pengawasan sekaligus tindakan bagi warga yang kedapatan melanggar prokes Covid-19 serta akan memberlakukan aktivitas kegiatan jam malam. Kasus ini juga sudah kita laporkan ke Satgas Kabupaten,” Kata Dodo SP, Camat Kapuas Tengah saat dibincangi melalui telepon, Senin (5/7/21).

Menurut Dodo,  berdasarkan hasil laporan sebagaimana pendataan yang telah dilakukan UPT Puskesmas dan Kepala Desa Pujon terhadap  warga pendatang yang sebagian besar berasal dari Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah, dengan jumlah 200 orang. Karena lokasinya ada di tiga tempat seperti Mantuang, Pujon dan Merapit, sebagian juga sejak dari Sabtu, 3 Juli 2021 telah diskrining dan diswab PCR Antigen.

Pantauan langsung ke Desa Pujon,  berdasarkan curhatan warga di medsos yang resah akan kejadian meninggalnya 2 orang warga pendatang asal Pati serta 19 orang yang harus menjalani isolasi mandiri akibat covid-19, hal ini sudah tentu harus menjadi perhatian serius unsur terkait Kecamatan Kapuas Tengah serta petugas medis dan  TNI-Polri guna menindaklanjutinya.

Selain itu juga, dalam waktu sehari ke depan setelah dikeluarkannya surat edaran terkait aturan batasan waktu kegiatan yang diperbolehkan, jajaran aparat kecamatan yang dibackup TNI-Polri rencananya akan menerapkan pemberlakuan jam malam. c-yul

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *