Karena Sabu, Warga Batampang Ditangkap Polisi

  • Bagikan
DITANGKAP - Pelaku pengedar narkoba berinisial SP saat ditangkap Satnarkoba Polres Barsel, Selasa (15/6).ISTIMEWA

BUNTOK/TABENGAN.COM – Satuan Reserse Narkoba Polres Barito Selatan, berhasil mengamankan 26 paket narkotia jenis sabu-sabu dengan berat kotor 7,30 gram.

Barang haram itu didapatkan dari pelaku berinisial Sp (37) asal Desa Batampang Kecamatan Dusun Hilir (Dunhil) Kabupaten Barito Selatan.

Pelaku juga diduga berprofesi bandar sabu dan pelaku  dibekuk petugas, Minggu (13/6/2021) lalu sekitar Pukul 18:30 WIB di sebuah rumah terapung (Lanting).

Berawal dari adanya informasinya, dan tim Satresnarkoba Polres Barsel langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan, dan benar saja saat dilokasi Tim langsung melakukan penangkapan terhadap terduga dan melakukan penggeledahan badan dan barang terhadap yang diduga bandar tersebut.

Pada saat tim mengeledah telah ditemukan satu kantong plastik warna hitam yang digantung di dinding kamar, dan setelah dibuka ternyata berisikan 26 paket narkotika jenis sabu yang dimasukan di dalam kaleng plastik merk KANNELY.

Serta di dalam dompet kecil warna abu-abu. Petugas juga mengamankan sejumlah uang sebanyak Rp1.150.000,-, serta 1 buah dompet besar berisikan 1 pak plastik klip bening.

Sementara itu Kapolres Barsel AKBP Agung Tri Widiantoro melalui KBO Kasatresnarkoba Ipda Diki Pasaribu kepada wartawan, Selasa (15/6/2021), membenarkan jika pihaknya mengamankan satu pelaku terkait narkotika.

Sebenarnya, kata Ipda Diki Pasaribu, selama ini Tim Satres Narkoba Polres Barsel  sudah lama mengamati gerak-gerik pelaku, bahkan juga sudah termasuk dalam target operasi pihaknya, karena pengedaran yang dilakukan oleh terduga tersebut sudah masuk ke desa-desa, khususnya di Kecamatan Dunhil.

Pasaribu sapaan akrabnya menggungkapkan sebelum penangkapan polisi  mendapat informasi dari masyarakat, bahwa akan terjadi transaksi narkoba di Desa Batampang, RT 04, RW, 02 Kecamatan Duhil tersebut pada Minggu malam.

“Tersangka disangkakan Pasal 112 Ayat (1) atau Pasal 114 Ayat (1) UUD RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan hukuman pidana penjara paling singkat 4 Tahun dan paling Lama seumur hidup,” katanya.c-dan

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *