Wakapolri Bangga Inovasi Polda Kalteng

  • Bagikan
KUNKER- Wakapolri Komjen. Pol. Gatot Eddy Pramono saat mengikuti acara di Halaman Mapolda Kalteng, Palangka Raya. Tampak Wakapolri Komjen saat melakukan kunjungan di Posko PPKM Skala Mikro di Jalan Yogyakarta, Kota Palangka Raya, Senin (14/6). TABENGAN/FERRY WAHYUDI/YULIANUS

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM- Apresiasi dan kebanggaan ditunjukkan Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono saat melakukan kunjungan kerja ke Polda Kalteng, Senin (14/6). Wakapolri mengaku bangga atas pencapaian dan kinerja Polda Kalteng dalam melahirkan sejumlah inovasi terbaru guna meningkatkan pelayanan publik.

Tiba di Polda Kalteng, Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono disambut dengan rentetan sejumlah inovasi terbaru yang dilakukan Polda Kalteng dalam fokus program utama 2021. Seperti penanganan karhutla, penanganan Covid-19 hingga pelaksanaan food estate.

“Tentunya inovasi ini bukan pekerjaan Kapolda sendiri, tapi juga didukung Forkopimda dan mitra kepolisian. Inovasi ini harus dikerjakan karena tuntutan dan harapan masyarakat kepada Polri semakin meningkat dan tantangan yang dihadapi semakin kompleks,” ujarnya.

Dalam kunjungan kerjanya, Wakapolri melihat terobosan Polda Kalteng dalam menanggulangi karhutla dengan membuat aplikasi Hanyaken Musuh, ruang command center, mobil pemburu karhutla dan membentuk satgas karhutla khusus.

“Dengan inovasi ini saya menyampaikan apresiasi. Tentunya pelayanan publik tidak berhenti di sini dan harus terus dikembangkan. Mengurangi hal-hal negatif dan menjadikan positif ke depannya sehingga masyarakat lebih dekat dengan Polri,” tuturnya.

Gatot pun turut mengapresiasi aksi vaksinasi massal yang cukup baik di Kalteng yang telah memasuki angka 87 persen. Lansia dan pelayan publik sebagai sasaran vaksinasi bersemangat untuk datang.

“Setelah vaksin jangan euforia, 5 M harus  tetap dipedomani dan 3T terus digelorakan. PPKM Skala Mikro kita optimalkan untuk meminimalisir dan memutus mata rantai Covid-19,” pungkasnya.

Sementara, Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo memaparkan kinerja Polda Kalteng dalam mewujudkan transformasi menuju Polri yang Presisi. Seperti rekonstruksi berbagai bangunan, aplikasi berbasis teknologi 4.0 dan melalui inovasi aksi langsung ke lapangan.

Saat ini Polda Kalteng telah melakukan 101 konstruksi, 49 aplikasi dan 134 inovasi aksi dalam rangka meningkatkan pelayanan publik.

“Sedangkan untuk bidang transformasi operasional, Polda Kalteng mengimplementasikan empat fokus tugas, yaitu penanganan Covid-19, penanggulangan Karhutla, pengawalan food estate dan penanganan kejahatan lingkungan hidup,” tegasnya.

PPKM Mikro Penting Atasi Covid-19  

Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono melakukan kunjungan kerja ke Palangka Raya. Setibanya di Bandara Tjilik Riwut, orang nomor dua di tubuh Polri tersebut menyempatkan diri berkunjung ke Posko PPKM Skala Mikro di Jalan Yogyakarta, RT 01 RW 13, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Senin pukul 09.15 WIB.

Disambut Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo dan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Wakapolri turut didampingi Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Suwondo Nainggolan, Kapusdokkes Polri Brigjen Pol Rusdianto, Karobinops Sops Polri Brigjen Pol Roma Hutajulu, Karojianstra Slog Polri Brigjen Pol Budi Siswanto dan Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono.

Wakapolri meninjau secara langsung dapur umum dan rumah karantina mandiri yang dimiliki Posko PPKM Skala Mikro di Jalan Yogyakarta. Di sana Wakapolri turut berinteraksi secara virtual kepada 13 Posko PPKM Skala Mikro yang berada di 13 kabupaten di Kalteng.

Saat interaksi, Wakapolri secara tegas menanyakan tentang pelaksanaan Posko PPKM Skala Mikro di wilayah jajaran. Baik mengenai kendala maupun target vaksinasi hingga perkembangan Covid-19 di Kalteng. Dalam waktu bersamaan, Wakapolri turut memuji keberadaan rumah karantina mandiri yang dimiliki Posko PPKM Skala Mikro yang ada di Jalan Yogyakarta. Diharapkan seluruh wilayah dapat meningkatkan pelayanan di Posko PPKM.

“Kita mendapatkan kabar bahwa kendala vaksinasi bagi lansia di Kalteng disebabkan berita hoaks. Namun, setelah dijelaskan akhirnya vaksinasi berjalan lancar di seluruh wilayah di Kalteng,” kata Komjen Pol Gatot Eddy Pramono.

Ia menyebutkan, Posko PPKM Skala Mikro memiliki peran penting dalam menjelaskan kepada masyarakat mengenai mikro lockdown hingga meminimalisir penyebaran Covid-19. Ia pun meminta kepada personel untuk benar-benar melaksanakan tracing kepada kontak erat masyarakat yang terpapar.

“Jika masih dalam zona oranye, maka turunkan ke zona kuning dan sampai ke hijau. Selalu ingatkan masyarakat untuk terus menjaga protokol kesehatan, walaupun sudah divaksin. Tetap menggunakan masker,” tegasnya.

Gatot menambahkan, penanganan Covid-19 telah dimulai pada Maret 2020 lalu sehingga dipastikan memiliki kejenuhan dan kelelahan dalam mengatasinya. Namun untuk masyarakat dan kemanusiaan, Forkopimda dan Polda jajaran harus terus mengingatkan masyarakat.

“Seperti kita ketahui ada varian baru mengenai Covid-19, Forkopimda harus menanganinya secara serius. Mikro lockdown sangat penting untuk memutus penyebaran Covid-19,” imbaunya.

Usai melaksanakan interaksi kepada Posko PPKM Skala Mikro melalui virtual, Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono turut meresmikan Ambulance Genose C19 Mobile, Unit Reaksi Cepat Karhutla dan motor Bhabinkamtibmas Penjaga Aksara (Bajaka) yang ditandai dengan pemutaran kunci.

Dalam kunjungan kerjanya di Polda Kalteng, Wakapolri meresmikan Gedung Paviliun Presisi Rumah Sakit Bhayangkara, meresmikan sejumlah aplikasi berbasis teknologi dan meninjau PPKM berskala mikro di Jalan Yogyakarta Kota Palangka Raya.fwa

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *