Mancing ke Senggora, 3 Warga Kumai Hilang Kontak

  • Whatsapp
iklan atas

PANGKALAN BUN/TABENGAN.COM- Tiga warga Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, hilang kontak saat mancing ke Senggora. Saat ini tim gabungan bersama nelayan tradisional masih melakukan pencarian.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar Tengku Alisyahbana melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kobar Martogi mengatakan, ketiga warga yang hilang kontak itu, 2 orang pegawai Syahbandar dan 1 orang guru. Ketiganya pergi mancing usai Salat Jumat.

“Informasi dari tim Syahbandar Kumai sudah berangkat dengan personel 3 orang dan 2 tim dari masyarakat termasuk pemilik kelotok. Berdasarkan informasi yang kami dapat, sebelum hilang kontak, ketiga warga Kumai itu menyampaikan mesin kelotok mati dan cuacanya buruk,” kata Martogi kepada Tabengan, Sabtu (12/6/2021).

Martoqi menyebutkan, ketiga warga Kumai itu: Sarmadin (guru SD), Rasmad (pegawai Syahbandar) dan Erik (pegawai Syahbandar). Kronologisnya setelah Salat Jumat (11/6/201), ketiganya berangkat mancing menggunakan kelotok di perairan Kumai.

Kontak terakhir pada pukul 22.00 WIB. Adapun kalimat terakhir yang disampaikan adalah minta bantuan dari Kumai, dan hingga saat ini belum ada kontak.

“Begitu dapat laporan, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Tagana dan KP3 Kumai langsung mencari informasi, yang melibatkan nelayan setempat, barangkali para nelayan yang melintas di perairan Kumai melihat keberadaan 3 orang tersebut. Saat ini pun semua keluaga dari 3 orang itu telah berkumpul di Kantor KSOP Kumai,” ujar Martogi. c-uli

TABENGAN/YULIANTINI

KUMPUL- Keluarga dari 3 orang warga Kumai yang hilang kontak saat mancing berkumpul di Kantor KSOP Kumai.

iklan atas

Pos terkait

iklan atas