DAD Palangka Raya Pantau Pelepasan Hinting Pali

  • Bagikan
RITUAL- Basir memimpin ritual pelepasan hinting pali di lokasi PT Apical dan PT Berjaya, setelah diperoleh kesepakatan pelunasan sisa kekurangan bayar atas proyek kerja sama yang sudah dilaksanakan, Rabu (8/6), di Palangka Raya.ISTIMEWA

 PALANGKA RAYA– Hasil mediasi yang difasilitasi Dewan Adat Dayak (DAD) Palangka Raya terkait masalah utang piutang antara PT Berjaya dan masyarakat adat, berjalan lancar. PT Berjaya bersedia untuk memenuhi tanggung jawabnya melunasi sisa kekurangan bayar atas kerja sama kedua.

Koordinator Masyarakat Adat Bambang Irawan menyampaikan, setelah dicapai kesepakatan antara kedua belah pihak, maka hinting pali segera dilepas. Sebagai bentuk komitmen melepaskan hinting pali, pelepasan dihadiri sejumlah pihak, yakni Ketua Harian DAD Palangka Raya Mambang I Tubil beserta rombongan, perwakilan PT Apical dan PT Berjaya, masyarakat adat, serta pihak terkait lainnya.

Hinting Pali secara resmi dilepaskan oleh basir setelah dicapai kesepakatan bersama, terkait dengan masalah utang piutang. Sebelumnya, pemasangan hinting pali dilakukan karena belum ada kejelasan terkait permasalahan yang terjadi. Adanya hinting pali untuk menghentikan segala aktivitas, sampai persoalan selesai,” kata Bambang, saat dikonfirmasi terkait pelaksanaan pelepasan hinting pali, Rabu (8/6), di Palangka Raya.

Bambang mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan yang diberikan DAD Palangka Raya. Apresiasi juga diberikan kepada pihak perusahaan yang memberikan itikad baik, dengan langsung melunasi apa yang menjadi tanggung jawabnya. Dilepasnya hinting pali oleh basir maka segala aktivitas yang ada di atasnya dapat dilaksanakan kembali.

Namun demikian, Bambang tetap meminta perusahaan yang ada di Kalteng, termasuk PT Berjaya dan PT Apical untuk dapat memberdayakan masyarakat setempat ketika pabrik beroperasi nantinya. Melibatkan masyarakat dalam operasi perusahaan bukti nyata pemberdayaan dan keseriusan pihak swasta dalam pembangunan di Kalteng.

Bambang menambahkan, apresiasi juga diberikan kepada semua pihak yang mampu menahan diri, sehingga persoalan dapat diselesaikan dengan baik. Hinting pali merupakan bentuk keseriusan masyarakat adat dalam menyelesaikan sengketa yang melibatkan masyarakat adat. Apa yang dilakukan ini semata langkah agar setiap siapa saja yang berinvestasi dapat taat akan adat istiadat yang ada di Kalteng. ded

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *