12 Pengunjung Kafe dan Warga Positif Covid-19

  • Whatsapp
PERIKSA PENGUNJUNG- Tim Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya lakukan swab PCR dan rapid test antigen bagi para pengunjung kafe yang langgar prokes di Taman Kuliner Tunggal Sangomang, Sabtu (5/6) malam. TABENGAN/RONNY
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM– Mengantisipasi padatnya pengunjung di titik keramaian dan tempat nongkrong anak muda pada malam Minggu, Tim Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya kembali melakukan patroli dan pengawasan serta operasi yustisi, Sabtu (5/6/2021) malam.

Kali ini, kawasan Taman Kuliner Tunggal Sangomang yang berada di ruas Jalan Yos Sudarso menjadi titik pengawasan oleh Tim Satgas Kota, bersama dengan Tim Satgas Kecamatan dan Kelurahan setempat.

Tepat pukul 21.00 WIB, Tim Satgas yang dipimpin Ketua Harian Emi Abriyani langsung menuju salah satu kafe yang sangat padat pengunjung serta tidak diterapkannya protokol kesehatan (prokes) jaga jarak dan penggunaan masker bagi pengunjung yang datang.

“Jadi memang kita sengaja memilih tempat mana saja yang ketaatannya menerapkan prokes rendah serta dipadati banyak pengunjung. Setiap malam Minggu, kawasan kuliner ini memang selalu ramai. Maka itu, kita langsung bergerak ke sini dan melakukan pengawasan serta penegakan prokes sesuai Perwali 26/2020,” ujar Emi.

Selain operasi yustisi, lanjut Emi, tentu saja kembali dilaksanakan pemeriksaan swab test PCR/rapid test antigen secara acak kepada para pelanggar prokes maupun pengunjung kafe yang datang, beserta seluruh pegawai dan pengelola kafe. Setidaknya ada 83 orang yang mengikuti rapid test antigen.

“Hasilnya, ada 3 orang yang dinyatakan positif reaktif Covid-19,” bebernya.

Sebelumnya, pada Jumat (4/6), Tim Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya melakukan swab test PCR kepada 93 orang masyarakat yang melintasi ruas jalan penghubung Kota Palangka Raya dengan Kabupaten Pulang Pisau, Gunung Mas maupun Barito Selatan.

“Dari hasil running sampel oleh pihak RSUD Kota Palangka Raya pada Jumat malam tersebut, 9 orang dinyatakan positif Covid-19. Dua orang merupakan masyarakat setempat dan 7 orang lainnya masyarakat yang bepergian antardaerah dan hanya sekadar transit di Palangka Raya,” ujar Emi saat dikonfirmasi Tabengan, Minggu (6/6).

Tindak lanjut bagi kesembilan orang tersebut, jelas Emi, khusus 2 orang yang merupakan warga Palangka Raya telah dijemput oleh petugas medis dan melaksanakan isolasi di Rumah Sakit Perluasan Hotel Batu Suli. Kemudian 7 orang yang berasal dari luar Kota Palangka Raya, telah melanjutkan perjalanan, namun membawa surat keterangan khusus. Mereka pada saat sampai tujuannya harus segera menemui pihak Satgas terkait. rgb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas