DPRD Soroti Terpuruknya Ekonomi Kalteng

  • Bagikan
Anggota Komisi II Kalteng Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam (SDA) Ina Prayawati

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Merosot dan terpuruknya perekonomian Kalimantan Tengah (Kalteng) akibat dampak Pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19, hingga ke urutan nomor 2 terbawah setelah Provinsi Bali, mendapat sorotan sekaligus tanggapan serius dari kalangan DPRD Kalteng.

Pemerintah diminta segera melakukan berbagai upaya dalam membangun dan menggairahkan pertumbuhan ekonomi Kalteng kembali.

Menurut Anggota Komisi II Kalteng yang membidangi Ekonomi dan Sumber Daya Alam (SDA) Ina Prayawati, terpuruknya ekonomi Kalteng perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah. Perlu adanya evaluasi dan solusi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov), khususnya dinas/instansi terkait agar perekonomian Kalteng bisa bertahan, bahkan meningkat di tengah pandemi Covid-19.

“Berdasarkan data pusat, ekonomi Kalteng mengalami penurunan drastis hingga ke urutan nomor 2 terbawah setelah Provinsi Bali. Oleh karena itu, perlu adanya evaluasi dari Pemprov agar perekonomian kembali bergairah,” ucap Ina saat dikonfirmasi Tabengan via Whatsapp, Selasa (18/5/2021).

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV, meliputi Kabupaten Barito Timur (Bartim), Barito Selatan (Barsel), Barito Utara (Barut) dan Murung Raya (Mura) ini juga mengatakan, kemerosotan perekonomian karena dampak Covid-19 tentu sangat dirasakan masyarakat, khususnya dari kalangan menengah ke bawah. Sehingga masalah kemerosotan perekonomian ini harus mendapat perhatian serius dari pemerintah.

“Tentunya masyarakat dari kalangan menengah ke bawah sangat merasakan dampaknya. Bahkan, dengan adanya fakta bahwa ekonomi Kalteng merosot jauh dibandingkan tahun sebelumnya, harus mendapat perhatian dari pemerintah dan menjadi pembelajaran kita bersama,” ujarnya.

Kendati masih dibayang-bayangi pandemi Covid-19, sudah saatnya pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten, untuk melihat potensi perekonomian masyarakat, baik melalui sektor ketahanan pangan, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Home Industri.

“Grafik pertumbuhan ekonomi, bisa dilihat dari sejumlah perkembangan sektor usaha masyarakat seperti UMKM dan Home Industri. Tidak selalu lewat ketahanan pangan. Karena itu, sudah saatnya pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten, untuk menilik potensi yang mampu meningkatkan kembali gairah perekonomian Kalteng, agar kita tidak semakin terpuruk,” tegas Srikandi dari Fraksi PDI Perjuangan ini. nvd

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *