Donor Darah di Masa Pandemi Aman

  • Whatsapp
KEMANUSIAAN - Kepala UDD PMI Kota Palangka Raya dr Maria Dewi Purwanti bersama jajarannya turun ke jalan bagi takjil sekaligus sosialisasi ajakan donor darah di bundaran kecil, Senin (3/5/2021) sore. TABENGAN/LIU
iklan atas
PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM-Permintaan terhadap kantong darah di Kota Palangka Raya cukup tinggi, namun tidak sebanding dengan stok yang ada di Unit Donor Darah (UDD). Hal ini membuat Kepala UDD bersama seluruh jajarannya berjuang melakukan berbagai upaya sosialisasi kepada masyarakat untuk mendonorkan darahnya dengan mengusung slogan dari kita untuk kita.
Kepala UDD Kota Palangka Raya dr Maria Dewi Purwanti menyampaikan, stok darah sangat menipis. Sementara permintaan terhadap kebutuhan darah di Palangka Raya berdasarkan dari rekapan setiap bulannya diatas 1000 kantong. Berbagai cara dilakukan salah satunya melalui kegiatan sosial pembagial takjil di Bundaran Kecil, Senin (3/5/2021) sambil membentangkan spanduk ajakan donor darah kepada masyarakat yang melintas.
“Aksi kami ini selain bagi-bagi takjil juga sosialisasi ajakan kepada masyaramat untuk donor darah karena stok darah di UDD Palangka Raya juga memang sangat menipis karena pandemi virus Corona dan masa puasa. Kami mengerti dengan situasi saat ini, jadi stoknya pasti menurun. Harapan kami dengan adanya Aksi sosial ini membangkitkan keinginan rasa peduli dari warga Palangka Raya untuk mendonorkan darahnya,” kata Maria.
Dari hasil rekapan setiap bulannya, lanjut Maria kebutuhan di Palangka Raya mencapai 1300-1500 kantong darah. Terbagirata dalam empat golongan darah A, B,O dan AB. Untuk pencapaian selama pandemi ini ditambah lagi puasa ini, setiap bulannya masih di angka 800-900 kantong darah.
Menurut dokter yang dikenal ceria ini, donor darah aman dan tidak ada pengaruhnya dengan virus Corona karena sampai saat ini tidak ada penelitian yang mengatakan bahwa virus Covid-19 bisa menular melalui donor darah, untuk itu meskipun sedang dalam pandemi dia mengajak masyarakat untuk tetap mendonorkan darahnya.
Sementara itu, di sela-sela pembagian 200 bungkus takjil itu, UDD Palangka Raya juga membentangkan dua buah spanduk yang bertuliskan berdonor darah saat pandemi itu aman, ayo jangan takut berdonor darah. Tulisan itu dimaksudkan sebagai ajakan kepada masyarakat untuk mendonorkan darahnya. Pasien-pasien yang ada di rumah sakit tetap membutuhkan darah untuk tindakan medis mereka. yml
iklan atas

Pos terkait

iklan atas