Pasca Banjir, Jalan Bukit Rawi Diperbaiki

  • Whatsapp
PANTAU JALAN- Kadis PUPR Kalteng Shalahuddin, bersama pihak Balai Jalan Nasional, saat memantau kondisi banjir di Jalan Bukit Rawi. Sementara pasca banjir, pihak Balai Jalan Nasional sudah melakukan perbaikan jalan secara bertahap untuk pelayanan masyarakat.ISTIMEWA
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Pasca kondisi banjir yang menggenangi Jalan Bukit Rawi, Kabupaten Pulang Pisau, tepatnya sekitar lokasi Pile Slab, yang sering terjadi setiap tahun, karena air pasang atau bahkan karena hujan deras, membuat sejumlah ruas jalanya rusak serta tergerus.

Pemandangan kendaraan macet dan ada yang nekat menerobos banjir terlihat setiap tahunnya. Harus getol perjuangkan dalam beberapa tahun ini untuk dibangun jembatan layang untuk kenyamanan masyarakat.

Akibat banjir di jalur Bukit Rawi itu,  memberikan kerawanan terhadap pengguna jalan dan pelayanan masyarakat juga mengalami kewaspadaan.

Sebelumnya, saat banjir, Kepala Dinas PUPR H. Shalahuddin, serta Kabid Bina Marga Elfansyah, bersama pihak Balai Jalan Nasional Kementerian PUPR di Kalteng, memantau dan melakukan pemasangan pembatas serta garis pemberitahuan agar masyarakat berkendara aman serta tidak mengalami kendala fatal.

Pasca banjir, sesuai yang disampaikan pihak Balai Jalan Nasional, melakukan rekondisi secara bertahap untuk kenyamanan masyarakat dalam berkendara.

Pihak Dinas PUPR Kalteng juga terus melakukan koordinasi dalam upaya penanganan serta pengawasan, sehingga dalam pelayanan kepada masyarakat, pemerintah dapat memberikan percepatan penanganan.

“Waktu banjir, kami diperintahkan oleh  pak Gubernur untuk memantau lokasi banjir di Bukit Rawi. Bersama pihak Balai, kita kolaborasi dalam upaya pengamankan untuk masyarakat agar aman dan penanganan pasca banjir. Dan saat ini sudah mulai ditangani pihak Balai. Luar biasa, penanganan rekondisi jalan pasca banjir,” ucap Shalahuddin, Selasa (20/4/2021).

Disampaikan Shalahuddin, pihaknya terus kordinasi dengan pihak Balai dalam upaya penanganan cepat infrastruktur menghadapi situasi yang sifatnya kendala karena alam dan lainya.

“Kami terus koordinasi dalam upaya penanganan dan pelaksanaan infrastruktur sehingga apabila ada hal yang cepat ditangani, dapat dievaluasi dengan segera,” kata Shalahuddin.

Sementara itu, menyampaikan penanganan pasca banjir di lokasi pile slab bukit rawi, yakni berupa perbaikan lapis pondasi agregat Lapis klas A, dimana sudah melakukan secara bertahap perbaikan bahu jalan dengan agregat klas S, serta perbaikan aspal dengan CPHMA.

Sejumlah titik ruas jalan yang berlubang serta bahu yang tergerus akibat banjir sedang dilakukan penanganan berupa penambalan lubang dan perataan bahu jalan agar aman dilalui.

“Saat inj pasca banjir, kami secara bertahap melakukan rekondisi sambil memantau situasi. Perbaikan sudah dilakukan seperti perbaikan aspal, perbaikan bahu jalan, menutupi lubang dan perbaikan lapis pondasi agregat. Saat ini secara bertahap masih dikerjakan,” kata Ilham Badani, penanggungjawab pelaksana Wilayah III, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Kalteng.

Sebelumnya, saat banjir, Kadis PUPR bersama pihak penanggung jawab BPJN Kalteng Ilham Badani, melakukan pengecekan jalan yang rusak dan berkubang untuk melakukan kesiagaan dan memasang garis hingga informasi agar masyarakat dapat terhindar dari kecelakaan atau salah jalur jalan.

Diketahui, dilokasi Bukit Rawi tersebut dikerjakan pengerjaan secara multiyears, jembatan layang dimana selesai tahun 2022, agar masyarakat tidak lagi terkena banjir saat air pasang.

Saat ini,  terus dikerjakan tiang pancang dan peletakan bagian jalan layang dengan panjang total sekitr 3,1 kilometer, dimana sudah terpancang sudah 1,3 kilometer dan bangunan atas sudah  300 meter terpasang dari pelaksanaan selama 22 bulan dan sudah berjalan enam bulan pelaksanaanya dari anggaran sekitar Rp161 miliar oleh pemerintah pusat melalui Kementrian PUPR.

Jembatan layang yang terus diperjuangkan intens oleh Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran beberapa tahun terahir, saat ini pekerjaan jembatan layang itu sudah enam bulan dari target 22 bulan, dan sudah terpancang bagian bawah 1,3 kilometer dan bagian atas  300 meter.

“Kita juga terus memantau kondisi cuaca dan musim hujan, agar dapat kita siagakan dan evaluasi peningkatan infrastruktur di Kalteng yang salah satu menjadi program sekala prioritas pak Gubernur Sugianto Sabran, bersama dengan pemerintah pusat, untuk berkolaborasi dan sinergi dalam peningkatan pembangunan di daerah,” ucap Shalahuddin.ist

iklan atas

Pos terkait

iklan atas