Korsleting Listrik, Gudang Meubelair Terbakar

  • Whatsapp
KEBAKARAN - Petugas pemadam kebakaran bersama personel kepolisian saat berupaya memadamkan api. ISTIMEWA
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Kebakaran terjadi di Jalan Tjilik Riwut Km 3,5, Kota Palangka Raya, Senin (19/4) sekitar pukul 15.00 WIB. Api membakar habis bangunan rumah dan gudang meubelair milik Meubel Ardi yang ada di kawasan tersebut.

Berkat kesigapan petugas pemadam kebakaran dan personel Ditsamapta Polda Kalteng serta Polresta Palangka Raya, api berhasil dipadamkan 30 menit kemudian dan mencegah api bertambah meluas ke bagian depan meubel.

Api diduga berasal dari plafon rumah yang berada tepat di belakang meubel utama karena hubungan arus pendek listrik. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta.

Ajiansyah, pemilik Meubel Ardi, mengatakan jika kejadian terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. kala itu, ia yang berada di bagian depan meubel mendengar teriakan adanya api dari bagian belakang. Mendengar itu, ia pun segera mendatangi dan berupaya memadamkan api yang berasal dari plafon rumah tempat adiknya tinggal.

“Api dari atas plafon karena korsleting listrik karena instalasinya yang sudah tua. Sudah beberapa kali saya lapor dan diperbaiki. Beruntung pemadam kebakaran cepat datang dan menghentikan api meluas hingga ke bagian depan meubel,” katanya.

Ia mengungkapkan, api berhasil membakar satu unit rumah dan Gudang penyimpanan barang hasil meubel yang sudah jadi dan siap dikirim.

“Seluruh barang meubel pesanan orang habis terbakar tidak sempat diselamatkan. Padahal siap antar sore ini,” tuturnya.

Sedangkan Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, menerangkan informasi dari pekerja meubel ada yang menyambungkan listrik, setelah itu coba dinyalakan dan keluar percikan api hingga membuat Gudang terbakar.

“Baru dugaan sementara karena ketidaktahuan dalam menyambung listrik sehingga keluar percikan api. Yang terbakar satu unit rumah dan Gudang penyimpanan barang hasil meubelair. Pemeriksaan masih kita lakukan dengan mengumpulkan saksi-saksi dan melakukan olah TKP,” ungkapnya. fwa

iklan atas

Pos terkait

iklan atas