Hati-hati! Lubang Maut di Jalan Tjilik Riwut Km 15

  • Whatsapp
PASANG TANDA- Petugas Dishub Kota Palangka Raya memasang penanda traffic cone dan Dishub line pada ruas jalan bergelombang yang rawan terjadi kecelakaan di Jalan Tjilik Riwut Km 15. ISTIMEWA
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM– Masih banyaknya ruas jalan, baik di dalam kota maupun pintu masuk menuju Kota Palangka Raya yang dalam kondisi rusak dan bergelombang, dikeluhkan banyak pihak. Tak hanya itu, kondisi jalan yang berbahaya ini rupanya telah merenggut korban jiwa.

Senin (12/4/2021) pagi, seorang pemuda setempat harus mengembuskan napas terakhirnya akibat mengalami kecelakaan tunggal usai memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi saat melintasi Jalan G Obos pertigaan Jalan Lambung Mangkurat yang kondisinya bergelombang.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palangka Raya Alman Pakpahan turut menyuarakan hal serupa. Menurutnya, kondisi jalan yang rusak dan bergelombang seperti itu akan sangat berisiko tinggi menimbulkan kecelakaan bagi para pengendara.

Bahkan menurutnya, kondisi jalan seperti itu, setidaknya sudah mencelakakan 4 orang pengendara kendaraan bermotor pada hari Selasa (13/4/2021).

“Empat orang mengalami kecelakaan karena kondisi jalan yang rusak. Siang ini saja, ada kecelakaan di ruas Jalan Tjilik Riwut Km 15. Ini kan Jalan Trans Kalimantan, jalan negara yang notabene dilalui banyak kendaraan baik roda dua, roda empat, dan truk bermuatan besar. Juga pasti dilalui dengan kecepatan tinggi. Kalau jalan saja bergelombang dan rusak, bukan tak mungkin kecelakaan akan menimpa pengendara,” ujar Alman kepada Tabengan, Selasa (13/4/2021).

Untuk itu, Alman meminta kepada pihak terkait baik itu SOPD teknis di lingkungan Pemko Palangka Raya, Provinsi Kalteng, Balai maupun Kementerian yang memiliki tupoksi pembenahan jalan umum tersebut untuk segera menindaklanjutinya.

Pihaknya tak ingin ada lagi masyarakat yang menjadi korban akibat infrastruktur yang tidak memadai. Jalanan yang bergelombang dan rusak, khususnya jalan yang mobilitasnya ramai dan banyak dilalui masyarakat, harus segera mendapatkan perbaikan dan jangan menunggu hingga ada korban jiwa lagi.

“Untuk sementara, Dishub Palangka Raya melakukan inventarisir terhadap jalan yang bergelombang dan rusak yang rawan terjadi kecelakaan. Kita akan pasang penanda berupa traffic cone dan Dishub line agar pengendara lebih waspada,” pungkasnya. rgb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas