Perayaan Jumat Agung di Kalteng Aman

  • Bagikan
PENGAMANAN KETAT- Tampak pihak TNI/Polri berjaga-jaga di salah satu gereja yang melaksanakan  ibadah peringatan Paskah Jumat (3/4/2021). TABENGAN/FERRY WAHYUDI

**Wali Kota Imbau Rayakan Paskah di Rumah

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Demi menjamin Kamtibmas saat perayaan Jum’at Agung dan Minggu Paskah, Kapolda Kalteng Irjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., menyelenggarakan patroli skala besar. Hal tersebut disampaikan Kapolda melalui Kabidhumas Kombes Pol. K. Eko Saputro, S.H., M.H., ketika dikonfirmasi, Jumat (2/4/2021) petang, disela-sela kegiatan.

“Patroli dengan melibatkan Danrem 102/Panju Panjung, Kepala BNNP beserta unsur Forkopimda Kalteng tersebut sengaja diselenggarakan. Selain untuk menjamin situasi Kamtibmas juga sekaligus memberikan suport kepada personel yang melakukan pengamanan,” ungkapnya.

Dijelaskannya, pada patroli skala besar kali ini, Kapolda beserta rombongan telah menyambangi sejumlah gereja diantaranya Gereja Yesus Gembala Baik, Gereja Filadelfia dan Gereja YHS serta Gereja Katedral Palangka Raya.

“Syukur Alhamdulillah semua rangkaian patroli skala besar dari start hingga kembali finish di Mapoda tadi berjalan aman dan lancar. Semoga rekan kita yang sedang melaksanakan kegiatan keagamaannya dapat dengan tenang melakukan ibadahnya,” harapnya.

Disamping itu, lanjut Eko, dengan masih terjadinya pandemi, agar seluruh jema’at maupun warga yang lainnya tetap mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19 terutama menyangkut 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Sebelumnya, Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo bersama pejabat utama sejak Kamis (1/4) malam melakukan pemantauan langsung terhadap sejumlah gereja dilakukan. Kegiatan tersebut untuk mengecek kesiapsiagaan personel dalam melakukan pengamanan jalannya ibadah peringatan Paskah umat Nasrani.

Diikuti puluhan personel Ditsamapta Polda Kalteng, Kapolda turut didampingi Dirsamapta Kombes Pol Susilo Wardono, Dirintelkam, Kabid Propam, Kapolresta Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, Wadir Samapta AKBP Timbul RK Siregar dan Wakapolresta AKBP Andiyatna.

Sejumlah gereja yang didatangi dalam rangka pengecekan kesiapan personel di antaranya Gereja Katedral, YHS, GBI Rock dan GKE Sion.

“Kita mengharapkan masyarakat merasa aman dan nyaman, baik yang sedang menjalankan ibadah maupun sedang beraktivitas. Kami akan tetap terus menjaga kondusifitas di wilayah
Kalteng, khususnya Kota Cantik Palangka Raya,” tegasnya.

Dedi menerangkan, sebagai aparat keamanan, pihaknya mempunyai kewajiban mengamankan jalannya setiap ibadah yang dilakukan masyarakat.
“Yang penting semuanya berjalan aman dan umat Kristiani yang saat ini tengah beribadah bisa melaksanakannya dengan tenang,” tuturnya.

Paskah di Rumah

Suasana berbeda kembali dirasakan masyarakat Palangka Raya, biasanya umat Kristiani merayakan Hari Raya Jumat Agung dan Paskah dengan melakukan ziarah dan berkumpul bersama keluarga di makam, kini tidak tampak dalam 2 kali perayaan Paskah setahun belakangan. Hal tersebut lantaran adanya anjuran pemerintah untuk melakukan ibadah di rumah dan membatasi aktivitas di luar rumah akibat pandemi Covid-19.

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan, potensi terjadinya kerumunan massa di kompleks pemakaman tetap menjadi perhatian pihaknya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Fairid menugaskan Tim Satgas Covid-19 tingkat kecamatan mengambil langkah antisipatif untuk mencegah terjadi kerumunan dan mobilitas terkait perayaan Hari Raya Paskah.

“Tim Satgas Covid-19 akan standby pada titik-titik pemakaman umum Kristiani yang berpotensi terjadi kerumuman masyarakat. Mereka akan memberikan sosialisasi dan edukasi agar masyarakat yang berziarah tetap mengedepankan protokol kesehatan yang ketat,” ujar Fairid.

Sementara, Ketua Harian Tim Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya Emi Abriyani mengakui tanggal merah yang jatuh pada akhir pekan, memiliki potensi masyarakat untuk  melakukan mobilitas.

“Merupakan tradisi bagi umat Kristiani di sini untuk berziarah dan mungkin bermalam di pemakaman bersama keluarga serta beribadah bersama. Mengingat pandemi Covid-19 masih meningkat kasusnya, mohon kerja sama dari masyarakat untuk tidak berkerumun dan tetap mengingat dalam masa pandemi akan jauh lebih aman untuk menghabiskan hari libur di rumah saja,” ucap Emi kepada Tabengan, Jumat (2/4).

Senada dengan Emi, Camat Jekan Raya Sri Utomo mengatakan, Tim Satgasnya siap melakukan pengawasan pada kompleks pemakaman Kristiani khususnya di TPU Km 2,5 dan TPU Km 12.

Mulai Jumat dan Sabtu, Tim Satgas akan melakukan patroli pengawasan guna memastikan para peziarah yang datang tetap mematuhi prokes 3 M yakni menjaga jarak, memakai masker dan memastikan ketersediaan sarana mencuci tangan bagi masyarakat.

“Kita sudah berkoordinasi dengan pihak Satgas Covid-19 Kota, dan Ketua Harian telah menugaskan kita untuk memantau kawasan itu. Kita akan memastikan prokes dijalankan oleh masyarakat, namun tidak sampai melakukan razia yustisi,” ujar Sri Utomo.

“Meskipun demikian, kita tetap meminta masyarakat untuk tidak bermalam di pemakaman. Cukup berziarah dengan menaati protokol kesehatan, kemudian kembali ke rumah. Kasus positif Covid-19 di sini masih cukup tinggi, jangan sampai niat kita untuk berziarah dan berkumpul bersama keluarga justru membuat kita terpapar virus,” sambungnya. fwa/rgb/t-nws

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *