Soal Sewa, Pedagang Flamboyan Mengaku Bingung

  • Whatsapp
RUKO- Deretan ruko Flamboyan di Jalan Ahmad Yani, Palangka Raya, Rabu (24/3/2021). TABENGAN/DANIEL
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COMSejumlah pedagang di sepanjang Jalan Ahmad Yani, tepatnya pertokoan Flamboyan, Kota Palangka Raya, mengaku bingung dengan kebijakan Pemerintah Kota Palangka Raya, terkait pungutan sewa bagi pedagang yang menggunakan gedung pertokoan tersebut.

Dari informasi yang dihimpun Tabengan, Rabu (24/3/2021), sebagian pedagang mengaku tidak mengetahui hal tersebut.  Pasalnya, rumah toko (ruko) yang mereka pakai juga menyewa ke pemilik. Sementara yang lain mengaku surat dari Pemko tentang pemberitahuan sewa tanah diserahkan kepada pemilik.

“Saya cuma sewa. Kemarin memang ada dari Pemko, jadi saya telepon pemiliknya biar itu urusan dia, saya kan cuma sewa juga,” ungkap Edi, pelaku usaha seluler Indo Cell.

Hal senada juga diungkapkan Lina, pelaku usaha barang elektronik rumah tangga Sinar Jaya. Perantau asal dari Pontianak tersebut mengaku sempat didatangi petugas dari Pemko Palangka Raya terkait persoalan sewa lahan. Lina kemudian meneruskan kepada Aceng sebagai pemilik ruko.

“Kemarin ada memang petugas dari Pemko bawa surat, katanya sekarang harus sewa. Tapi saya bingung, saya kan juga sewa di sini, jadi saya terusin ke yang punya,” ujar Lina.

Di lokasi yang sama, Widodo salah satu pelaku usaha di sekitaran Jalan Flamboyan juga menyampaikan unek-uneknya. Selanjutnya Suli, Agen Koran Fatir juga.

Suli mengatakan, kalau imbauan untuk bayar sewa memang sudah ada dari dulu, tapi yang membuatnya kaget tahun ini naiknya besar. Sebelumnya hanya sekitar Rp2.000, tetapi sekarang naik jadi Rp8.000.

“Sekarang saja serba sulit penjualan, termasuk koran turun.  Harapan dipertimbangkan lagi,  HGB (Hak Guna Bangunan) dulu atas nama Pak Naam,” bebernya. dsn

iklan atas

Pos terkait

iklan atas