Varian Corona B117 Belum Ada di Kalteng

  • Bagikan
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dr Suyuti Syamsul MPPM dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Doris Sylvanus drg Yayu Indriaty

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM– Wabah virus Corona belum lagi berakhir, kini masyarakat dihebohkan dengan adanya mutasi varian baru B117 dan dikabarkan sudah menyebar ke sejumlah daerah di Indonesia, termasuk provinsi tetangga, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dr Suyuti Syamsul MPPM menyatakan, varian baru virus Corona memang sudah ada di Indonesia, namun belum ada laporan dari 13 kabupaten dan 1 kota kepada Dinkes Kalteng terkait masuknya virus B117 tersebut ke Kalteng.

“Kami sendiri belum pernah mendeteksi, dan belum ada juga. Kan mereka akan laporkan secara resmi sama kami, kalau memang ada terdeteksi,” kata Suyuti, Senin (22/3/2021).

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Doris Sylvanus drg Yayu Indriaty mengatakan, untuk memeriksa ada atau tidaknya varian baru Covid-19 itu memerlukan reagen tertentu dan di RS Doris belum memilikinya, sehingga sampelnya dikirim ke Litbang Kemenkes.

“Bisa sampai memeriksa varian baru itu kan memang memerlukan satu reagen tertentu. Seandainya ada reagennya, kami mampu. Jadi untuk sementara di bawah kontrol Kementerian Kesehatan. Begitu dicurigai ini diakibatkan karena virus mutasi, sampel swabnya kami kirim ke Litbangkes,” kata Yayu.

Ditegaskan Yayu, sampai sekarang belum terdeteksi di RS Doris kasus terinfeksi mutasi varian baru Covid-19. Memang, mutasi baru ini lebih cepat penularannya, tapi yang selama ini terpantau di Indonesia, tidak separah virus SARS-CoV 2. Penyebaran juga cepat mengikuti pergerakan masyarakat keluar masuk satu daerah ke daerah lain.

“Perawatannya juga biasa, tetapi kami curiga, kenapa ini jadi cepat penularannya, kami akan lakukan pemeriksaan. Namanya ini virus mutasi, maka betul-betul ada uji konfirmasi. Makanya sampelnya wajib kami kirim ke Litbangkes untuk membuktikan, bahwa sudah ada wabah di suatu wilayah. Kalau memang sudah ada nanti ada upaya-upaya selanjutnya kami siap. Rumah sakit pemerintah daerah siap,” tegas Yayu.yml

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *