Ditresnarkoba Tangkap 6 Tersangka Sabu

  • Whatsapp
KASUS SABU- Dirresnarkoba Kombes Pol Nono Wardoyo bersama Kasubid Penmas AKBP Murianto menunjukkan barang bukti hasil pengungkapan. Inset: Keenam pelaku saat digiring.TABENGAN/FERRY WAHYUDI
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM- Enam pengedar narkotika jenis sabu ditangkap jajaran Ditresnarkoba Polda Kalimantan Tengah dalam operasi yang berlangsung 3-8 Maret 2021. Seluruh tersangka diamankan di 3 kabupaten dan kota di Kalteng, yakni Kotawaringin Timur, Pulang Pisau, Gunung Mas dan Palangka Raya.

Penangkapan pada 3 Maret 2021 berlangsung di Jalan Muchran Ali, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kotawaringin Timur. Dari penangkapan itu petugas meringkus pria bernama Hermansyah (45) bersama barang bukti sabu seberat 50,23 gram.

Berlanjut pada 4 Maret 2021, petugas kembali melakukan penangkapan di Desa Dahian Tambuk, Gunung Mas. Di sana, petugas menangkap pasangan kekasih Suprianto (33) dan Nurwinda (31) bersama barang bukti sabu sebanyak 3 paket dengan berat 10 gram. Untuk mengelabui petugas, pelaku menyimpan sabu ke dalam helm sepeda motor.

Di hari yang sama, petugas turut melakukan penangkapan di Kota Palangka Raya, tepatnya di Jalan Uria Jaya, dengan pelaku bernama Indra Wahyudin. Bersama pelaku, petugas mengamankan 3 paket sabu seberat 252,65 gram.

Penangkapan terakhir berlangsung pada 8 Maret 2021 dengan pelaku bernama Ebit Franata. Pelaku ditangkap di kediamannya di Desa Ramang, Banama Tingang, Pulang Pisau. Dari tangan pelaku diamankan sabu seberat 2,35 gram.

Direktur Resnarkoba Kombes Pol Nono Wardoyo mengatakan, dari pengungkapan kasus tersebut jumlah barang bukti sabu yang diamankan mencapai 335,37 gram. Dari situ tampak jelas bahwa peredaran narkotika di Kalteng tidak bisa dianggap sepele. Seluruh pihak harus ikut bersama-sama dalam membantu mengurangi tindak pidana narkoba.

“Dari 2 TKP penangkapan tersebut rencananya akan dibawa ke wilayah Gunung Mas dengan sasarannya para penambang emas ilegal,” tegasnya.

Dia menambahkan, Ditresnarkoba tidak akan berhenti mengungkap dan menindak penyalahgunaan narkoba. Dengan itu akan bekerja sama dengan BNNP Kalteng dan Kemenkumham agar pengungkapan bisa dilakukan secara maksimal.
“Perlu kerja sama semua pihak agar peredaran narkoba di Kalteng dapat ditanggulangi,” tutupnya. fwa

iklan atas

Pos terkait

iklan atas