KEBAKARAN PONTON – Diduga Api Berasal dari Pertalite Tumpah

  • Bagikan
PANIK  - Kebakaran di Komplek Ponton, Jalan Rindang Banua, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya sekitar pukul 17.30 WIB, Selasa (9/3/2021). ISTIMEWA

PALANGKA RAYA – Kebakaran terjadi di Kawasan padat penduduk, Komplek Ponton, Jalan Rindang Banua, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya. Sebanyak enam rumah terbakar hebat dalam musibah yang terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, Selasa (9/3/2021).
Api menghanguskan rumah semi permanen yang saling berdekatan. Konstruksi rumah yang terbuat dari kayu beratapkan seng membuat api cepat membesar dan melahap habis bangunan. Beruntung, kesigapan personel pemadam kebakaran dapat mencegah api semakin meluas.
Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara api diketahui berasal dari rumah milik pasangan Sanusi dan Rusma. Saat itu Sanusi sedang mengisi BBM jenis pertalite menggunakan selang di depan pintu rumah.
Namun selang terjatuh dan pertalite tumpah. Sanusi yang mengetahu itu lantas mengangkat selang, tiba-tiba aliran dari pertalite mengenai kipas angin yang ada di lantai. Seketika api langsung menyala dan menyambar pertalite yang tersisa.
“Berdasarkan penuturan saksi yang juga korban, suaminya saat itu sedang mengisi pertalite ke tangka. Pekerjaan sehari-harinya berjualan bensin,”ucapnya.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun korban atas nama Sanusi mengalami luka bara di lengan kirinya. Kerugian diperkirakan mencapai Rp500 juta.
“Informasi sementara ada 6 rumah yang terbakar, kerugian
diperkirakan berkisar Rp100 juta,” katanya.

Api berhasil dikendalikan secepat mungkin karena lokasi kebakaran berada tidak jauh dari jalan raya. Sehingga pemadam kebakaran dapat bergerak cepat menghalau laju api.
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.00 WIB. Adapun luas bangunan yang terbakar seluas 50×40 meter persegi,” tuturnya.
Jaladri menambahkan, proses pemeriksaan saksi-saksi dan korban masih dilakukan sejuh ini. Termasuk pendataan terhadap korban-korban yang terkena musibah kebakaran tersebut.
“Keterangan saksi-saksi masih kita kumpulkan sejauh ini, termasuk korban yang rumahnya terbakar,” pungkasnya.
Sedangkan Surian, anggota BPK Berkat Usaha, mengungkapkan belum mengetahui persis api berasal dari mana. Menurutnya, api begitu saja langsung membesar dan membakar rumah warga.
“Tahunya tadi sudah membesar, langsung saya angkat mesin untuk memadamkan api. Kami dari pemadam di Kawasan sini,” jelasnya. fwa

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *