Olahan Keripik Pisang Produksi Warga Palangka Raya Diminati  

  • Whatsapp
KERIPIK – Krepik pisang olahan warga Palangka Raya banyak diminati masyarakat. ISTIMEWA
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Olahan buah pisang menjadi makanan ringan atau cemilan mungkin sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia, khususnya Kota Palangka Raya. Di tangan Ananda Achmad, seorang pemuda yang mencoba peruntungannya dengan menjadi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), olahan pisang ini menjadi sebuah cemilan yang sangat diminati.

UMKM yang dikembangkan diberinya nama Krepis Indonesia Banana Chips atau lebih dikenal dengan nama Krepis. Demikian pemuda yang biasa disapa dengan panggilan Anda ini memberikan nama produk olahan pisangnya. Krepis adalah singkatan dari Keripik Pisang.

Diakui Anda, dalam sehari dapat memproduksi sekurangnya 15-30 kilogram atau menghasilkan 50-70 bungkus Krepis.  Bahkan menurut pengakuannya, dalam 2 Minggu telah terjual lebih dari ratusan bungkus.

“Untuk saat ini, Krepis diproduksi di kos Jalan Bukit Raya nomor 8 Palangka Raya,” ujarnya kepada Tabengan, Sabtu (6/3).

Dia menyebutkan untuk harga dibanderol Rp15.000-Rp18.000 per bungkus, sedangkan penjualannya sejauh ini melalui aplikasi online, yakni Tokopedia dan Instagram @krepisindonesia hotline 081248188144. Bila ada yang memesan untuk reseller, Anda akan memberikan harga spesial.

“Krepis memiliki beberapa varian rasa, seperti balado, coklat, caramel dan original. Semua penikmat cemilan memberikan rekomendasi,” imbuhnya.

Anda menambahkan Krepis sejatinya berdiri sejak 2018 lalu, namun sempat vakum selama 2 tahun salah satunya karena sulit pengadaan bahan baku dan baru mulai beroperasi kembali di tahun 2021.  Beberapa pejabat daerah, juga influence muda Palangka Raya, diakuinya sudah mencicipi bagaimana nikmatnya rasa Krepis. dsn

iklan atas

Pos terkait

iklan atas