10 Ton Ikan Patin Dipasok dari Kalsel

  • Whatsapp
IKAN PATIN- Lapak pedagang ikan patin di Pasar Besar, Palangka Raya, Kamis (4/3/2021). TABENGAN/DANIEL SUSANTO
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM- Ikan menjadi kebutuhan konsumsi masyarakat setiap hari, tak terkecuali bagi masyarakat di Kota Palangka Raya. Namun, ketersediaan ikan segar yang banyak kandungan gizinya ini di tingkat pemasok lokal belum mampu memenuhi kebutuhan warga setempat.

Untuk memenuhi kebutuhan stok ikan segar bagi warga Palangka Raya, terpaksa dipasok dari provinsi tetangga, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel). Bahkan, pasokan ikan bisa mencapai puluhan ton setiap harinya, khususnya jenis ikan patin.

Hal tersebut diakui oleh beberapa pedagang ikan patin di Pasar Besar, Palangka Raya, saat dikonfirmasi Tabengan, Kamis (4/3/2021).  Salah satunya, Ibu Jahra. Dia mengaku dalam sehari sekurangnya 10 ton ikan patin dipasok dari Banjarmasin.

Begitu pula dengan Ibu Sarah, mengatakan hal senada. Setiap hari untuk keperluan ikan di lapaknya dipasok sekitar 50 kilogram ikan patin dari Banjarmasin. Sedangkan untuk ikan nila masih terpenuhi oleh petani ikan lokal.

“Patin dari Banjar datangnya, kalau nila dari (keramba) Kahayan,” ungkapnya.

Sementara di lapak lainnya, Bapak Meba menyebutkan setiap harinya untuk kebutuhan ikan patin di lapaknya dikirimkan sebanyak 2 pikul. “Kalau beratnya kurang tahu juga, tapi setiap hari saya kebagian 2 pikul.  Pemasok dari Banjarmasin,” bebernya.

Untuk saat ini di Pasar Besar Palangka Raya harga ikan patin berkisar Rp22.000-Rp23.000 per kg. Sedangkan untuk ikan jenis nila di harga Rp33.000 per kg. dsn

iklan atas

Pos terkait

iklan atas