TANGGULANGI KARHUTLA-Kalteng Siagakan 8.312 Personel Gabungan

  • Whatsapp
Apel Siaga Darurat Pencegahan dan Pemadaman Karhutla Provinsi Kalteng tahun 2021 digelar Pemerintah Provinsi Kalteng bersama Polda Kalteng dan Korem 102 Panju Panjung di halaman kantor Gubernur, Kamis (4/3/2021)
iklan atas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Apel Siaga Darurat Pencegahan dan Pemadaman Karhutla Provinsi Kalteng tahun 2021 digelar Pemerintah Provinsi Kalteng bersama Polda Kalteng dan Korem 102 Panju Panjung di halaman kantor Gubernur, Kamis (4/3/2021) pagi. Dalam upaya mengantisipasi potensi karhutla, sebanyak 8.312 personel akan dikerahkan.

Terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Dinas Kehutanan, Brigdalkar KPH, Manggala Agni, MPA/TSAK/BPK dan TAGANA dan didukung juga dari operasi udara melalui usulan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana, yang pembiayaannya ditanggung dari dana APBD Provinsi Kalimantan Tengah melalui Belanja tak terduga (BTT) mencapai Rp100 Miliar, Dana Tugas Pembantuan Badan Restorasi Gambut (BRG) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Apel siaga darurat karhutla ditandai dengan pemeriksaan sarana prasarana dan personel oleh Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Kapolda Irjen Pol Dedi Prasetyo dan Danrem 102 Panju Panjung, Brigjen TNI Purwo Sudaryanto.  Gubernur menerangkan jika potensi ancaman kebakaran hutan dan lahan yang dihadapi dari tahun ke tahun memiliki eskalasi dan karakter yang berbeda-beda disebabkan kondisi lahan, cuaca dan iklim, ditambah dengan peningkatan aktivitas oknum yang tidak bertanggung jawab yang masih melakukan pembakaran.

Ia pun turut mengapresiasi seluruh anggota Satuan Tugas Penanganan Darurat Bencana Karhutla, karena telah bersinergi bersama seluruh Satgas Kabupaten/Kota, stakeholder terkait dan Pemerintah Pusat, secara khusus Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPBD) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dalam melaksanakan penanganan darurat bencana kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalteng.

“Saya juga mengapresiasi sinergitas kita semua karena pada tahun 2019, luas lahan terbakar adalah berjumlah 13.099,21 Ha dan menurun pada tahun 2020 menjadi seluas 787,96 Ha, sehingga berhasil turun sebanyak 12.311 Ha. Hal ini merupakan hasil kerja keras semua pihak.  semoga di 2021 dan seterusnya kita dapat mewujudkan komitmen dan target kita bersama untuk Kalteng Bebas Kabut Asap,” terang Sugianto.

Senada, Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo melalui Kabid Humas Kombes Pol Kismanto Eko Saputro, menuturkan kesiapsiagaan Polda Kalteng dalam mengantisipasi musibah karhutla dibuktikan dengan melakukan inovasi dalam sarana dan prasarana. Diantaranya dengan pembuatan alat semprot portable yang mampu membawa 30 liter air untuk memadamkan api.

Kemudian meluncurkan mobil pemburu api yang lengkap disertai peralatan yang difungsikan untuk terjun ke medan karhutla yang tak mampu dilalui mobil biasa.  “Untuk personel yang kita kerahkan dalam penanggulangan karhutla sebanyak 2.112 orang,” tutupnya.  fwa

iklan atas

Pos terkait

iklan atas