Sudah Divaksin, Nakes RSUD Doris Sylvanus Tetap Terpapar Covid-19

  • Whatsapp
Direktur RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya drg Yayu Indriaty
iklan atas

*Pelayanan ICU Tetap Jalan

PALANGKA RAYA- Empat tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di ruang Intensive Care Unit (ICU) non isolasi Covid-19 RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya terpapar virus Corona. Namun, hanya 1 orang yang menjalani perawatan di RSUD karena faktor usia dan komorbid.

Menurut Direktur RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya drg Yayu Indriaty, 3 nakes lainnya melakukan isolasi mandiri karena tidak bergejala. Empat nakes yang terpapar, 3 di antaranya sudah divaksin Sinovac, sedangkan 1 lagi batal divaksin karena memiliki komorbid. Mereka terinfeksi tidak sekaligus bersamaan. Ada yang tanggal 18, 19  dan 20 Februari 2021.

“Kendati demikian, pelayanan di ICU non Covid-19 ini tetap berjalan seperti biasa dan tidak ada penutupan, karena masih ada 20 nakes yang tidak terpapar. Kami telah melakukan antisipasi, jika nakes yang terpapar lebih dari 4 orang, maka nakes dari High Care Unit (HCU) atau Instalasi Gawat Darurat (IGD) diperbantukan,” jelas Yayu, kemarin.

Tetapi karena hanya 4 orang, sehingga tidak jadi dilakukan dan ICU berjalan seperti biasa. Seluruh petugas pun telah menjalani pemeriksaan, ruangan sudah dibersihkan dan dilakukan dekontaminasi permukaan.

Yayu menduga, para nakes yang terkonfirmasi positif, bukan terpapar dari kawasan RS. Sebab, para pasien yang berobat di IGD, menjalani skrining ketat.

“Apakah ada gejala gangguan pernapasan, punya riwayat perjalanan, jika dilihat dari pemeriksaan klinis terutama kalau paru-paru didapat kecurigaan, maka akan dilakukan rontgen dan pemeriksaan laboratorium,” katanya.

Kemudian jika dari pemeriksaan penunjang itu akan terlihat lebih ke gejala Covid-19, maka untuk sementara masuk ke ruang transit sampai dapat hasil swab.  Apabila swab negatif, baru dikirim ke ruang non isolasi. Tapi kalau positif, malamnya dikirim ke ruang isolasi.

Menurut Yayu, walau seseorang sudah divaksin, bisa saja terkonfirmasi Covid-19 karena belum terbentuk antibodi dan ada gejala ringan. Tapi, tidak terlalu fatal jika terinfeksi. Sebab itu, meskipun sudah vaksin, tetap harus menerapkan protokol kesehatan karena antibodi terbentuk 14 hari setelah vaksin dosis kedua. yml

iklan atas

Pos terkait

iklan atas